
Sumber: Instagram @nicolozaniolo
SABANEWSID.com – Beberapa tim berhasil memastikan partisipasinya di ajang Euro 2024 pada Selasa (21/11/2023) dini hari tadi. Salah satunya adalah sang juara bertahan, Italia.
Duel penentuan dilakoni oleh tim berjuluk Gli Azzurri tersebut di BayArena, dengan Ukraina sebagai lawannya. Pertandingan berlangsung sengit dan kemudian berakhir dengan kedudukan imbang 0-0.
Italia sendiri tampil cukup dominan, dan sebenarnya punya peluang umtuk keluar sebagai pemenang. Mereka melepas sebanyak 17 tembakan yang dua di antaranya menemui sasaran, dan mencatatkan penguasaan bola 59 persen.
Namun pada akhirnya, pasukan Luciano Spalletti harus puas dengan kedudukan imbang. Tambahan satu poin membuat Italia bisa mengunci posisi kedua Grup C dan berhak ikut dalam pagelaran Euro 2024 mendatang.
Optimisme terpancar dari skuat Italia menyusul keberhasilan tersebut. Pemain Aston Villa, Nicolo Zaniolo, menegaskan kalau Italia takkan bermain sebagai kameo di ajang tersebut. Mereka ingin menjadi sosok protagonis.
Baca juga: Striker Real Madrid Nih! Joselu Buat Torehan Impresif di Timnas Spanyol
“Kami sudah tahu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang berat, karena Ukraina adalah tim kuat. Mereka memiiki banyak pengalaman,” ujar Zaniolo kepada Sky Sport Italia setelah laga berakhir.
“Kami hanya perlu berjuang, kami memiliki motivasi yang tepat, sebab Italia harus pergi ke Euro tidak hanya sebagai kameo, tapi sebagai protagonis, sebagai juara bertahan.”
“Pelatih telah memperingatkan kami bahwa ini akan menjadi laga yang berbeda, karena semuanya dipertaruhkan. Duel jadi lebih mengandalkan fisik di babak kedua, makin sedikit ruang untuk mengoper bola, tapi kami tetap bersatu dan berjuang keras untuk bisa lolos,” lanjutnya.
Zaniolo tidak pernah ragu dengan peluang Italia mendapatkan tempat di Euro 2024. Sebab menurut pengalamannya, pemain Italia selalu memberikan kemampuan terbaiknya jika situasi telah menuntut untuk itu.
“Saya sudah berada di timnas Italia selama lima tahun, kurang lebih. Saya tidak pernah melihat pemain yang menahan diri, sebab kami tidak hanya bermain untuk tim, kami mewakili jutaan orang yang ada di Italia,” pungkasnya.
(Sky Sport Italia)