
Sumber: Instagram @leomessi
SABANEWSINDO.com – Sebanyak enam jersey Timnas Argentina yang dikenakan Lionel Messi di ajang Piala Dunia 2022 dilelang. Hasil dari penjualannya melampaui gaji semua pemain Inter Miami jika dikombinasikan.
Jersey tersebut memiliki sejarah besar karena membantu Messi mengantar Argentina keluar sebagai juara. Jadi, tidak heran kalau setiap bajunya berhasil dijual dengan harga yang di luar nalar.
Menurut laporan Goal International, keenam jersey itu dilelang di rumah lelang Sotheby dengan total penghasilan mencapai 7,8 juta dollar. Jika dirata-ratakan, satu jersey Messi laku sebesar 1,6 juta dollar.
Angka penjualan tersebut bahkan melebihi gaji 23 pemain yang didaftarkan Inter Miami di tahun 2023. Angka tersebut mencakup gaji minimun liga hingga kesepakatan tahunan yang mencapai satu juta dollar per musim.
Dalam perjalanannya di Piala Dunia 2022, Messi tidak pernah absen dalam satu pun pertandingan. Ia mencetak tujuh gol di kompetisi tersebut, dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua setelah bintang Prancis, Kylian Mbappe.
Baca juga: Bakal Seru Nih, Duel Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo Terjadi Di Februari 2024
Dua dari tujuh gol tersebut diproduksi pada babak final, salah satunya berasal dari titik putih. Argentina sendiri jadi juara melalui drama adu penalti setelah mendapat perlawanan sengit dari Prancis.
Ada indikasi bahwa itu adalah Piala Dunia terakhir dalam karier Messi. Dan bukan sesuatu yang mengherankan, sebab Messi kini sudah berusia 36 tahun. Usianya akan menginjak angka 39 tahun pada Piala Dunia 2026 mendatang.
Messi sendiri tidak bisa memastikan kalau dirinya akan ikut terlibat di kompetisi tersebut. Pada wawancara beberapa waktu lalu, ia hanya mampu mengkonfirmasi partisipasinya dalam ajang Copa America 2024.
“Selama saya masih merasa baik, saya akan meneruskan [bermain bersama Argentina]. yang saya pikirkan hari ini adalah soal berpartisipasi di Copa America dan bermain di dalamnya,” kata Messi.
“Kemudian waktu akan memberitahu apakah saya bisa berada di Piala Dunia atau tidak. Saya akan berada di usia itu [39] yang normalnya tidak membiarkan saya bermain di Piala Dunia.”
“Saya akan selalu mencoba bersaing secara maksimal dan menjadi yang pertama tahu kapan saya bisa berada di level itu dan kapan tidaknya,” pungkasnya.
(Goal International)