
Sumber: Getty/Carlos Rodrigues
SABANEWSINDO.com – Bintang Benfica, Joao Neves, dikabarkan masuk ke dalam radar Manchester United. Namun harapan klub berjuluk The Red Devils memilikinya bisa terganggu oleh kehadiran Bernardo Silva.
Neves memang tengah menarik perhatian karena sering masuk dalam starting XI Benfica di musim 2023/24. Yang membuatnya makin spesial adalah karena usia Neves masih 19 tahun.
Ia tidak dianggap sebagai pemain rotasi, melainkan inti. Terbukti dari 33 penampilannya di Primeira Liga, Neves bermain sebagai starter sebanyak 27 kali. Pun dirinya selalu tampil sejak menit awal di pentas Liga Champions.
Pengalamannya semakin lengkap dengan total enam caps bersama Timnas Portugal di ajang internasional. Namanya pun disertakan dalam daftar 26 pemain yang dibawa untuk mengarungi kompetisi Euro 2024 mendatang.
Jelas saja kalau Neves bisa memikat perhatian banyak klub papan atas Eropa, termasuk Manchester United. The Red Devils tampak sangat berminat dan sedang mencoba untuk membujuk Benfica melepasnya.
Baca juga: Manajemen Manchester United Tunda (Lagi) Keputusan Masa Depan Erik Ten Hag
Namun upaya klub besutan Erik ten Hag itu mungkin bakal terhambat. Pasalnya, Neves tengah bersama Portugal dan pemain Manchester City, Bernardo Silva, menjadi salah satu rekan setimnya.
Bernardo Silva mengaku sudah sempat berbincang dengan pemain kelahiran tahun 2004 tersebut. Ia memberi saran kepada kompatriotnya itu untuk bergabung dengan dirinya di Manchester City ketimbang Manchester United.
“Saya memberitahu dia untuk pindah ke Manchester City. Itu tidak mudah. Dia pemain yang, karena kesuksesannya musim lalu, diinginkan oleh banyak klub,” ujarnya seperti dikutip Goal International.
“Sebagai orang Portugal dan seorang pemain, saya mengapresiasi dia. Saya ingin melihat dia di sisi saya. Tapi saya menginginkan yang terbaik untuknya,” lanjut Bernardo Silva kepada awak media.
“Saya tidak perlu meyakinkan dia. Joao Neves sudah cukup yakin dengan cara dia bekerja, dengan energi yang bakal dia berikan ke dalam permainan. Biarkan dia membuat keputusan. Biarkan itu menjadi yang terbaik untuknya.”
(Goal International)