
Sumber: Getty/Anadolu
SABANEWSINDO.com – Josep Guardiola mengatakan bahwa capaian Manchester City di musim ini tak seburuk Manchester United, kendati sedang dalam masa-masa suram.
Ada peluang besar bahwa klub berjuluk The Citizens tersebut akan gagal mempertahankan gelar juara Premier League pada musim ini. Sebab mereka sedang menduduki peringkat kelima di klasemen dan tertinggal 16 angka dari sang pemuncak, Liverpool.
Masalah ini disebabkan oleh rentetan hasil buruk yang diterima oleh Erling Haaland dkk pada bulan Oktober. Tren buruk dimulai ketika mereka dikalahkan Tottenham di babak 16 besar Carabao Cup. Dan sampai akhir tahun, mereka cuma meraih dua kemenangan.
Pada tahun 2025, situasinya sedikit lebih membaik bagi Manchester City. Walau demikian, mereka tetap harus melewati berbagai macam masa naik dan turun. Contohnya seperti waktu mereka mengalahkan Chelsea dan dihajar Arsenal satu pekan berselang.
Inkonsistensi ini membuat orang meragukan Manchester City keluar sebagai juara Premier League musim ini. Namun Guardiola tak terlalu gusar, sebab ada Manchester United yang sedang terjebak di luar 10 besar. Tepatnya sedang menduduki peringkat ke-13.
Baca juga: Ruben Amorim Ungkap Syarat Manchester United Gaet Pemain Baru
Guardiola tidak gamblang menyebut nama, tapi memberikan sindiran halus. “Mungkin kami bisa saja finis di peringkat 14-15, tapi kami ada di peringkat lima, kami tidak turun seperti tim lain yang pernah meraih kesuksesan di masa lalu,” katanya, seperti dikutip Goal International.
Penyebab menurunnya performa Manchester City sendiri, tidak bisa dimungkiri, adalah cedera. Mereka kehilangan Rodri yang harus absen selama berbulan-bulan lantaran divonis mengalami ACL. Guardiola menyalahkan jadwal pertandingan yang padat untuk ini.
“Saya selalu menduga akan ada cedera selama musim berjalan. Tidak sebanyak yang kami punya sekarang, tapi itu bukan cuma masalah City. Anda lihat yang sama di Tottenham, Arsenal, saat ini, hampir di semua tim kecuali Liverpool yang stabil di sepanjang musim.”
“Solusi untuk menghindarinya? Saya pikir Jurgen Klopp dan saya sendiri sudah pernah mengatakannya di masa lalu. Ini masalahnya ada di kalender. Saya tidak melihat adanya alasan lain mengapa banyak pemain yang cedera.:
“Satu-satumya solusi adalah memiliki 40 pemain di dalam skuat. Itu mustahil. Klub-klub akan mengalami kebangkrutan. Bagaimana anda bisa mengelola 40 gaji pemain dan juga transfernya? Itu mustahil,” pungkas pria asal Spanyol tersebut.
(Goal International)