
Sumber: Instagram @manchesterunited
SABANEWSINDO.com – Uang berjumlah besar yang digunakan untuk membeli 25 persen saham Manchester United bukan satu-satunya hal yang disepakati Sir Jim Ratcliffe dengan Keluarga Glazer. Kedua pihak juga memiliki kesepakatan lain.
Ratcliffe resmi mendapatkan saham minoritas Manchester United baru-baru ini. Rumornya sendiri sudah melintas sejak beberapa bulan lalu, khususnya begitu Sheikh Jassim memilih mundur dari perburuan.
Manchester United mengumumkan secara resmi pembelian saham 25 persen klub pada malam Natal. Menurut laporan, Ratcliffe bersama INEOS yang merupakan perusahaannya diberi tanggung jawab untuk mengurus kebutuhan sepak bola.
Kesepakatannya tidak sampai di situ saja. Baru-baru ini, isi dokumen yang dimasukkan ke dalam New York Stok Exchange terkuak ke publik. Di mana terdapat beberapa kesepakatan lain di antara kedua belah pihak.
Dokumen tersebut menjelaskan bahwa Sir Jim Ratcliffe beserta INEOS tidak diperkenankan untuk mengeluarkan ‘serangan ad hominem terhadap, mengkritik, atau meremehkan, penjual [Glazer], perusahaan [United] beserta afiliasi masing-masing’.
Baca juga: Sir Jim Ratcliffe Akuisisi Saham Klub, Erik Ten Hag: Nggak Ada Efeknya Ke Pemain
Kesepakatan lainnya juga dibeberkan oleh Independent, tapi tidak masuk dalam dokumen itu. Diketahui bahwa kesepakatan tak boleh sampai batal, atau Keluarga Glazer harus membayar biaya kerugian yang dialami pihak Ratcliffe.
Jika kesepakatan gagal, maka Manchester United dan Keluarga Glazer harus membayar uang senilai 52 juta pounds. Dan dana tersebut dialokasikan buat Ratcliffe sebesar 38 juta pounds serta kerugian lain senilai 14 juta pounds.
Ratcliffe dan INEOS sendiri membayar senilai 1,3 miliar pounds untuk membeli 25 persen saham klub. Persenannya bertambah menjadi 29 persen ketika pihak tersebut membayar senilai 235 juta pounds yang akan dialokasikan untuk infrastruktur klub.
Kesepakatan tidak berhenti sampai di situ saja. Ratcliffe akan menjadi opsi terdepan untuk membeli saham klub jika Glazer memutuskan untuk menjualnya lagi di masa depan. Namun, jika klub terjual sepenuhnya, maka Ratcliffe juga harus membagikan sahamnya untuk pembeli tersebut.
Kendati sudah diumumkan secara resmi, prosesnya sendiri belum akan rampung sampai bulan Januari mendatang. Sebab pengambilalihan saham ini belum diratifikasi penyelenggara Premier League.
(Goal International, Independent)