Sumber: Reuters/Jason Cairnduff
SABANEWSINDO.com – Pep Guardiola mengaku sedih mendengar “rival terbesarnya” Jurgen Klopp akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim.
Seperti diketahui, Liverpool dan Klopp merilis pengumuman bahwa manajer asal Jerman itu akan meninggalkan klub pada akhir musim setelah sembilan tahun bertugas. Kabar mengejutkan tersebut langsung disambut oleh semua pecinta sepakbola dunia dengan caranya masing-masing.
Guardiola juga ikut memberikan responnya. Menyusul kemenangan Piala FA Manchester City atas Tottenham, Guardiola mengatakan Klopp juga memberikan pengaruh tersendiri terhadap Manchester city, setelah bertahun-tahun mereka berbagi lapangan untuk memperebutkan gelar Premier League.
“Sedikit. Sedikit,” jawab Guardiola ketika ditanya apakah dia terkejut dengan berita tersebut.
“Dia adalah manajer yang sungguh luar biasa. Dia juga orang yang luar biasa. Saya merasa di akhir musim ketika dia pergi, sebagian dari kami, Man City, juga akan pergi. Mereka adalah rival terbesar kami, Liverpool dalam beberapa tahun terakhir.
“Secara pribadi, di [Borussia] Dortmund dan di sini [di Inggris] dia adalah rival terbesar saya, jadi dia akan dirindukan. Secara pribadi, saya akan merindukannya.”
Klopp, yang tiba di Merseyside pada tahun 2015, telah memutuskan untuk meninggalkan klub pada musim panas karena dia “kehabisan energi”. Guardiola bersimpati dengan rekannya dari Jerman itu dan mengaku merasakan hal yang sama dalam kariernya, namun bersikeras bahwa pekerjaannya belum selesai di Man City.
“Semua manajer [merasa lelah],” katanya.
“Bertahun-tahun dan bertahun-tahun di tempat yang sama. Saya mengerti sepenuhnya. Saya merasakan hal itu di Barcelona, jadi hari ini ketika saya mendengarkannya, saya memahaminya sepenuhnya. Saya sendiri baik-baik saja. Saya masih ingin melakukannya untuk satu tahun lagi, dan mungkin memperpanjang [kontrak saya].”
Meskipun Guardiola akan sedih atas kepergian Klopp setelah bersaing dalam perburuan gelar Premier League paling menarik yang pernah ada, dia juga akan senang melihat kepergiannya.
“Saya sangat senang karena tanpa dia saya akan tidur lebih nyenyak pada malam sebelum kami bermain melawan Liverpool,” canda Guardiola.
“Saya mendoakan yang terbaik untuknya.”
Bos Man City itu juga berpendapat Klopp akan kembali melatih, walau mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat.
“Dia tidak akan mengakuinya tetapi dia akan kembali,” tambahnya.
“Kepribadian ini, energi ini, akan kembali. Sepak bola membutuhkan kepribadian dan manajer seperti dia. Kuharap kita punya waktu untuk makan malam bersama.”