
Sumber: Instagram @officialbhafc
SABANEWSINDO.com – Timnas Indonesia akan bertanding dalam ajang Piala Asia 2024 yang digelar di Qatar pada bulan Januari nanti. Bisa dikatakan, Skuat Garuda masuk dalam grup berat karena bersaing dengan sejumlah negara hebat termasuk Jepang.
Selain Jepang, Skuat Garuda juga harus berhadapan dengan Vietnam serta Irak. Nama terakhir bakal menjadi lawan pertama mereka di ajang ini, dalam laga yang digelar tanggal 15 Januari 2024 di Ahmed bin Ali Stadium.
Jepang akan menjadi cobaan paling berat pasukan Shin Tae-yong, tentu saja. Sebab negara satu ini bakal diperkuat oleh sejumlah pemain yang aktif bermain di kompetisi Eropa. Sebut saja Wataru Endo, Takefusa Kubo, atau Daichi Kamada.
Kaoru Mitoma juga merupakan salah satu nama beken yang bisa menghiasi skuat Jepang di Piala Asia 2024 nanti. Pemain berumur 26 tahun tersebut sedang menjadi andalan utama Brighton di pentas Premier League.
Berposisi sebagai sayap kiri, Mitoma sudah menjalani total 24 pertandingan di berbagai ajang musim ini. Mulai dari Premier League, Liga Europa, sampai Carabao Cup. Dari situ, Mitoma memproduksi total tiga gol dan enam assist.
Baca juga: Kedapatan Makan Mie Instan, Pemain Timnas Indonesia Kena Semprot Shin Tae-yong
Sudah jelas bahwa dirinya akan menjadi senjata utama bagi Jepang di pentas Piala Asia 2024. Sayangnya, Jepang tak bisa menggunakan jasanya. Hal ini dikarenakan sang pemain harus menepi untuk sementara dari lapangan karena cedera.
“Besok kami akan memiliki kurang lebih 10 pemain yang cedera, mungkin delapan tapi dua pemain [yang lainnya] masih belum bisa bermain,” kata De Zerby dalam konferensi pers jelang laga kontra Tottenham, dikutip Evening Standard.
“Mitoma adalahn salah satunya. Kami kehilangan Kaoru sekitar enam pekan – empat, lima, enam pekan. Adingra, saya pikir dia butuh empat, lima pekan. Besok, tidak ada Mitoma, tidak ada Adingra,” lanjut pria asal Italia tersebut.
Dengan kabar ini, dapat disimpulkan bahwa Jepang bakal bermain di Piala Asia 2024 dalam keadaan pincang. Namun bukan berarti mereka akan menjadi lemah, karena sejumlah pemain Eropa lainnya telah siap membela negaranya.
(Evening Standard, Bola.com)