
Sumber: Situs resmi AC Milan
SABANEWSINDO.com – AC Milan diyakini akan melakukan perubahan begitu musim 2023/24 berakhir. Khususnya pada sektor kepelatihan, di mana Stefano Pioli dikabarkan akan didepak untuk memberikan ruang bagi arsitek baru.
Sejumlah laporan mengatakan bahwa manajemen klub kecewa dengan performa AC Milan khususnya pada paruh pertama. Beberapa kali, Rossoneri gagal meraup tiga poin penting dari laga yang seharusnya bisa dimenangkan.
Karena itu, harapan mereka untuk keluar sebagai juara Serie A saat ini menjadi tipis. Milan sudah tertinggal 11 angka dari rival sekotanya, Inter Milan, yang berada di puncak klasemen dengan raihan 63 poin.
Target realistisnya adalah menjadi runner-up, mengingat Milan hanya terpaut dua poin dari Juventus. Atau bahkan hanya sebatas finis di empat besar jika performa buruk mereka di paruh pertama kambuh.
Milan tentu masih berpotensi mengakhiri musim 2023/24 dengan gelar di tangan. Peluang itu hadir di ajang Liga Europa. Namun masih belum jelas apakah keberhasilan di Liga Europa bisa menyelamatkan Pioli atau tidak.
Baca juga: AC Milan Memegang Teguh Targetnya di Liga Europa: Juara!
Tentu, pengganti Pioli harus sosok yang lebih baik. Milan tidak boleh sampai mengambil tindakan salah lagi jika masih ingin meraih prestasi di musim berikutnya. Kandidat pengganti Pioli harus dipertimbangkan sematang-matangnya.
Untuk saat ini, seperti yang dilaporkan Corriere della Sera via MilanNews, Milan mempertimbangkan Thiago Motta sebagai opsi utama pengganti Pioli. Motta memang menarik perhatian karena pekerjaannya bersama tim Serie A lain, Bologna.
Mendapatkan Motta bukan misi yang mudah untuk dituntaskan. Sebab sejumlah klub papan atas Eropa juga dilaporkan tertarik untuk menggunakan jasanya. Mulai dari Juventus, PSG, hingga Barcelona.
Selain Motta, Milan juga sedang dikaitkan dengan Antonio Conte. Ini adalah pilihan terbaik karena Conte pernah meraih kesuksesan bersama dua klub Serie A lain yang merupakan rival Milan, Juventus dan Inter Milan.
Namun lagi-lagi, mendapatkan Conte juga bukan perkara yang mudah. Selain karena sang pelatih menuntut gaji besar, kabar menyebutkan bahwa dirinya masuk dalam daftar pengganti Thomas Tuchel di Bayern Munchen.
(Corriere della Sera)