
Sumber: Getty/Angel Martinez
SABANEWSINDO.com – Transisi kehidupan Kylian Mbappe dari PSG ke Real Madrid tidak semulus yang diharapkan. Membuat rekan senegaranya yang juga pernah bermain di Santiago Bernabeu, Karim Benzema, terpicu untuk berbicara.
Kepindahan Mbappe ke Real Madrid yang sudah dinantikan sejak lama akhirnya terwujud pada bulan Juni kemarin. Seperti yang diketahui, sang pemain memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama Les Parisien.
Kehadiran Mbappe diharapkan bisa menambah kekuatan Real Madrid di lini depan. Tentu, kombinasi antara dirinya dengan bintang lain seperti Vinicius Junior, Rodrygo Goes dan Jude Bellingham bisa membuat Real Madrid kian mengerikan.
Namun sejauh yang terlihat, mereka belum begitu meyakinkan di lini depan. Klub besutan Carlo Ancelotti itu baru mengantongi 21 gol dari 11 pertandingan. Terpaut jauh dari rival bebuyutannya, Barcelona, yang sudah mencetak 40 gol dari 12 laga.
Mbappe sendiri sudah mengoleksi enam gol dari 10 laga. Bukan catatan buruk, tapi belum memenuhi ekspektasi banyak fans Real Madrid. Banyak yang berharap sang bintang bisa memiliki catatan lebih baik.
Baca juga: Mike Maignan Tebar Peringatan ke Real Madrid: Saya Kiper Terbaik Kelima!
Lalu, apa masalah Mbappe di Real Madrid? Apakah harusnya dia bisa lebih baik? Sejauh ini, Mbappe kerap ditempatkan pada posisi penyerang tengah dan itu bukan area yang ideal. Setidaknya itu menurut Benzema.
“Setiap kali dia bermain untuk Prancis sebagai ‘9’, dia tidak bagus. Itu bukan posisinya. Masalahnya adalah di sisi kiri ada pemain lain yang berada di level yang sama dengannya,” tuturnya kepada El Chiringuito.
“Anda tidak bisa menaruh Vini di kanan atau sebagai penyerang tengah, di mana dia bisa menjadi pembeda dari sisi kiri. Mari lihat bagaimana [Carlo] Ancelotti menyelesaikan permasalahan itu,” lanjut penyerang Al-Ittihad tersebut.
“Mbappe bukan No.9. Ada banyak tekanan di Real Madrid, ini bukan PSG. Saran? Dia tidak boleh menyerah. Saya tidak yakin Ancelotti memindahkan Vinicius, dia yang terbaik di dunia saat ini pada posisi tersebut.”
“Mbappe harus berpikir bahwa dia harus menjadi No.9 dan melupakan segalanya tentang bermain dari sisi kiri penyerangan. Dia sudah sangat bagus di sisi kiri dan sekarang harus menjadi bagus di tempat lain.”
“Dia tahu ada banyak tekanan di Real Madrid. Jika anda tidak mencetak gol di dua-tiga pertandingan, mereka akan membunuh anda. Dia harus belajar hidup seperti itu. Dia harus terbiasa dengan tekanan itu,” pungkasnya.
(El Chiringuito)