
Sumber: Instagram @jpcancelo
SABANEWSINDO.com – Keputusan Xavi Hernandez cabut akhir musim ini menunjukkan adanya lingkungan yang tidak sehat di tubuh Barcelona. Kendati demikian, Joao Cancelo tidak merasa keberatan dengan itu dan berharap bisa bertahan.
Masalah utama yang pernah ditekankan Xavi adalah soal kritikan, entah itu datangnya dari fans ataupun publik. Karena tidak tahan dengan situasi tersebut, ia memutuskan hengkang begitu musim 2023/24 usai.
Ternyata, tidak semua orang di dalam internal klub bisa terpengaruh oleh lingkungan toksik tersebut. Joao Cancelo mengaku bahwa dirinya memiliki mental baja yang membantu dirinya menghadapi segala macam kritikan.
“Saya punya mentalitas yang sangat kuat, terlebih karena pada level personal, saya sudah melalui banyak hal dan selalu melihat hidup dalam cara yang positif. Saya sudah melalui momen buruk dalam kehidupan pribadi ketimbang dalam karier.”
“Tekanan lebih berpengaruh kepada yang lainnya. Itu tidak memengaruhi saya karena saya menciptakan batasan. Sejak saya kehilangan ibu, saya dipaksa tumbuh lebih cepat, lebih dewasa, menjadi pemimpin keluarga,” katanya kepada A Bola.
Baca juga: Jorge Mendes Tawarkan Bruno Fernandes ke Barcelona, Sanggup Bayar?
“Tidak semua orang seperti itu. Barcelona adalah klub yang sulit, tapi ini adalah klub yang paling saya nikmati di dalam karier saya. Saya selalu ingin berada di sini,” lanjutnya.
Kendati punya hasrat untuk bertahan, Cancelo mungkin harus siap menerima kalau kenyataan tidak sejalan dengna keinginan. Sebab faktanya, sampai sekarang dirinya masih berstatus sebagai pemain pinjaman.
Cancelo sangat mungkin kembali ke pelukan klub lamanya, Manchester City, pada akhir musim ini. Joan Laporta selaku presiden telah mengutarakan niat ingin menggunakan jasa Cancelo lagi. Namun, situasinya tidak semudah itu.
Seperti diketahui, kesepakatan dengan Manchester City tidak melibatkan opsi pembelian di akhir masa pinjaman. Sehingga Barcelona harus kembali duduk satu meja dengan The Citizens untuk bernegosiasi.
Masalahnya adalah, Barcelona tidak memiliki kekuatan finansial yang memadai untuk berbicara banyak di bursa transfer. Sebab mereka masih dilanda krisis finansial yang belum selesai pasca era kepemimpinan Josep Bartolomeu.
(A Bola)