
Sumber: Instagram @matiassoule11
SABANEWSID.com – Keputusan Juventus meminjamkan Matias Soule ke klub promosi Serie A, Frosinone, pada bursa transfer musim panas lalu terbukti tepat. Pemain asal Argentina tersebut berhasil menunjukkan potensi di klub barunya.
Juventus mengamankan jasa Soule pada tahun 2020 lalu, usai merekrutnya dari Velez dengan status bebas transfer. Namun Soule tidak langsung dimasukkan ke dalam skuat inti dan harus memulai dari skuat U-23 di Serie C.
Pelan tapi pasti, Soule mulai menarik perhatian skuat utama. Pada tahun 2021, ia mendapatkan jatah debut di ajang Liga Champions dari sang pelatih, Massimiliano Allegri, ketika bertemu Maccabi Haifa.
Klub raksasa Italia tersebut tahu persis potensi yang dimiliki Soule, dan langsung memperpanjang kontraknya hingga 2024 nanti. Kesepakatan itu juga melibatkan opsi perpanjangan hingga tahun 2026 mendatang.
Pada musim panas kemarin, Juventus memutuskan untuk meminjamkan Soule ke Frosinone hingga akhir musim 2023/24. Mereka percaya bahwa bermain di bawah asuhan Eusebio Di Francesco bisa mengasah kemampuan sang pemain.
Baca juga: Prediksi Super Komputer: Bukan Juventus, Inter Milan Juara Serie A Musim Ini
Keputusannya terbukti tepat, karena Soule tampil cemerlang bersama klub barunya itu. Ia sudah membukukan total lima gol dan satu assist hanya dari 11 penampilan saja. Catatan ini bisa meyakinkan Juventus untuk memakai Soule musim depan.
Soule sendiri enggan berpikir terlalu jauh. Ia tidak menjawab secara pasti ketika ditanya SportWeek perihal kemungkinan dirinya kembali ke Juventus musim depan, dan hanya fokus ke Frosinone saja.
“Saya hanya memikirkan Frosinone sekarang. Saya tahu itu terdengar membosankan, tapi saya jujur! Saya merasa baik di Frosinone, kotanya fantastis, tenang, cocok buat saya dan keluarga,” kata Soule.
“Di sisi lain, fansnya liar, untung saja! Ya, mereka membuat anda merasa seperti berada di rumah, mereka membuat saya teringat akan stadion-stadion di Argentina,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Soule juga menjelaskan alasan dirinya memilih bergabung dengan Juventus. Padahal saat itu, ia mendapatkan banyak tawaran yang lebih menggiurkan dari klub lain.
“Juventus adalah tantangan yang paling indah dan juga menuntut, meskipun mereka bukan klub yang menawarkan uang terbanyak. Saya tahu takkan mudah untuk bisa masuk ke dalam tim utama di klub sebesar ini,” tutur Soule.
“Saya belajar banyak, khususnya di tahun lalu, ketika saya masuk ke tim utama. Meski jarang bermain, saya jadi tahu hal-hal mendasar yang akan berguna buat saya selamanya. Tiap sesi latihan menjadi pelajaran sepak bola,” pungkasnya.
(SportWeek via Football Italia)