
Sumber: Getty/Jean Catuffe
THESABASPORTSINDO.com– Klub Serie A, Juventus dilaporkan sudah siap ditinggal Adrien Rabiot di musim panas ini. Mereka membidik gelandang OGC Nice, Khephren Thuram sebagai penggantinya.
Adrien Rabiot bisa dikatakan salah satu pemain kunci Juventus. Di era Massimiliano Allegri, gelandang Timnas Prancis itu selalu jadi starter di lini tengah Si Nyonya Tua.
Namun saat ini Juventus sedang was-was. Kontrak Rabiot sebagai pemain Juventus akan habis dalam kurun waktu tiga hari lagi.
Juventus dikabarkan sudah mencoba memberikannya kontrak baru. Namun pemain Timnas Prancis itu masih enggan untuk melanjutkan karirnya di Turin.
Menurut laporan pakar transfer Italia, Rudy Galletti, Juventus sudah pasrah untuk berpisah dengan Rabiot. Sebagai gantinya, mereka berminat untuk merekrut pemain OGC Nice, Khephren Thuram.
Baca Juga: Inggris vs Slovakia, Kobbie Mainoo Akhirnya Starter, Cole Palmer Dicadangkan Lagi?
Ketertarikan Juventus terhadap Thuram sebenarnya sudah lama terjadi. Si Nyonya Tua mengamati sang gelandang sejak tahun lalu karena performa apiknya di Nice.
Mereka yakin pemain 22 tahun itu bisa menggantikan peran Rabiot di lini tengah mereka. Itulah mengapa Juventus saat ini mengerahkan seluruh fokus mereka untuk memboyong sang gelandang di musim panas ini.
Juventus sendiri punya keuntungan dalam proses transfer Thuram. Karena mereka mendapatkan bantuan dari ‘orang dalam’ untuk transfer sang gelandang, yaitu tidak lain adalah Lilian Thuram.
Lilian Thuram adalah sosok legenda Juventus sekaligus ayah Khephren Thuram. Mantan bek Timnas Prancis itu dilaporkan sangat ingin melihat putranya bermain di Juventus, sehingga ia siap membantu manajemen Si Nyonya Tua membujuk putranya itu untuk mengikuti jejak langkahnya.
Sembari menunggu sang ayah membujuk sang gelandang, Juventus saat ini membuka pembicaraan dengan Nice. Mereka sudah mengutarakan niatan mereka untuk mendapatkan jasa Khephren di musim panas ini.
Juventus dikabarkan sedang menego agar Nice mau menjual sang gelandang di angka 20 juta Euro. Pasalnya Juventus tidak punya terlalu banyak dana untuk dihabiskan di bursa transfer musim panas ini.