THESABASPORTSINDO.com – Marcus Rashford dianggap kurang menunjukkan kerja keras dan usaha di sesi latihan Manchester United. Pelatih Ruben Amorim pun tak sudi memberikan tempat di bangku cadangan untuknya.
Image credit: Reuters/Phil Noble
Dalam wawancara terbaru, pelatih asal Portugal itu mengungkapkan lebih memilih pelatih kiper timnya, yang berusia 63 tahun itu daripada Rashford untuk bermain.
Pemain depan Inggris itu tidak terlibat dalam skuad United saat menang 1-0 hari Minggu di Fulham di Liga Primer. Itu menjadi minggu keenam dirinya kembali dicoret dari skuad.
Dengan ditutupnya bursa transfer pada tanggal 3 Februari, tidak jelas apa yang akan terjadi pada masa depan Rashford. Dia dikritik Amorim karena tidak menunjukkan sikap sebagai seseorang yang “memberikan yang terbaik setiap hari”.
“Alasannya selalu sama – latihan, cara yang saya lihat seharusnya dilakukan seorang pemain sepak bola dalam hidup. Itu terjadi setiap hari, setiap detail,” kata Amorim, ketika ditanya mengapa Rashford tidak tersedia.
“Jika keadaan tidak berubah, saya tidak akan berubah. Situasinya sama untuk setiap pemain. Jika Anda melakukan hal yang maksimal dan benar, kami dapat menggunakan setiap pemain.
“Anda dapat melihat di bangku cadangan kami kehilangan sedikit kecepatan di bangku cadangan. Tetapi saya akan menempatkan [pelatih kiper Manchester United Jorge] Vital di atas pemain yang tidak memberikan yang maksimal setiap hari.”
Sumber yang dekat dengan Rashford bersikeras bahwa pemain berusia 27 tahun itu tidak memiliki masalah dengan Amorim dan bersedia bermain untuk klub itu lagi.
Harapan untuk pindah ke AC Milan telah pupus dengan kedatangan Kyle Walker. Soalnya klub Italia itu hanya dapat merekrut satu pemain Inggris bulan ini.
Baca juga: Casemiro Sudah Tidak Punya Masa Depan di Manchester United?
Potensi peminjaman ke Barcelona bergantung pada keluarnya beberapa pemain. Namun Eric Garcia maupun Ansu Fati tidak menunjukkan banyak keinginan untuk meninggalkan Nou Camp.
Mantan kiper Newcastle Shay Given mengatakan: “Para penggemar tidak bodoh. Mereka melihat itu tidak cukup baik dari para pemain dan Ruben Amorim hanya bersikap jujur.
“Jika Anda tidak berlatih keras dan mendedikasikan hidup Anda, Anda tidak akan masuk dalam tim. Anda harus menunjukkan kepada manajer Anda bahwa Anda layak mendapat tempat di tim.”
Mantan gelandang Aston Villa Thomas Hitzlsperger menambahkan: “Ia ingin memberi contoh. Tetapi jika ia melakukan itu, mereka tidak akan pernah berteman lagi.
“Amorim juga berada di bawah tekanan, jika ia sangat keras kepada para pemain, maka timnya harus berkembang.”