
Sumber: Instagram @psg
SABANEWSINDO.com – Real Madrid harus menggelontorkan dana berjumlah besar untuk mendatangkan Kylian Mbappe pada bursa transfer musim panas ini. Kendati demikian, mereka tidak perlu berurusan dengan salary cap maupun Financial Fair Play.
Memang, Real Madrid tidak perlu mengeluarkan biaya transfer kepada PSG untuk merekrut Mbappe. Akan tetapi, mereka tetap harus merogoh kocek dalam-dalam karena permintaan gaji dari sang bintang sangatlah tinggi.
Beberapa laporan menyebutkan kalau Real Madrid dan Mbappe mencapai kesepakatan soal gaji di angka 15-20 juta euro per tahun. Belum lagi ditambah dengan uang bonus yang harus dibayarkan saat sang pemain menandatangani kontrak.
Belum ada pengumuman resmi baik dari Real Madrid maupun PSG. Namun sejumlah kalangan telah meyakini kalau destinasi Mbappe adalah Santiago Bernabeu. Hanya tinggal menunggu waktu sampai kepindahannya rampung.
Bahkan presiden La Liga, Javier Tebas, juga mengetahui kalau Mbappe akan segera berlabuh di Spanyol. Ia sampai berani mengklaim kalau kepindahan pemain berkebangsaan Prancis itu sudah rampung 99 persen.
Baca juga: Melihat Sehari-hari Internal Real Madrid: Bukan Carlo Ancelotti yang Bikin Taktik!
Namun ada ketakutan bahwa Real Madrid bisa melanggar sejumlah aturan finansial di Spanyol. Seperti Barcelona, yang hampir setiap bursa transfer harus bolak-balik menghitung pengeluarannya agar tidak tersangkut salary cap.
Dalam transfer Mbappe sendiri, Tebas menjamin bahwa Real Madrid tidak akan melanggar aturan finansial apapun. Sebab klub besutan Carlo Ancelotti tersebut dinilai memiliki keuangan yang stabil saat ini.
“Real Madrid adalah sebuah klub yang berada dalam situasi ekonomi optimal. Real Madrid sangat berhati-hari dari segi finansial dan telah mempersiapkan perekrutan Mbappe. Mereka tak perlu menjual siapapun,” kata Tebas dikutip Diario AS.
Sungguh, hanya tinggal menunggu waktu sampai Mbappe tiba di Santiago Bernabeu. Real Madrid sendiri dikabarkan enggan terburu-buru mengeluarkan pengumuman. Setidaknya sampai Liga Champions selesai.
Lebih spesifiknya lagi, Real Madrid dikabarkan menunggu sampai kesempatan bertemu PSG di kompetisi tersebut sirna. Mereka tak ingin huru-hara yang tidak perlu tercipta ketika Mbappe berhadapan dengan calon klubnya di fase gugur.
(Diario AS)