
Sumber: Getty/Alex Livesey
SABANEWSINDO.com – Gelandang Manchester City, Bernardo Silva, mengakui bahwa performa timnya memang tidak bagus saat menghadapi rival sekota, Manchester United.
Seperti diketahui, klub berjuluk The Citizens dipertemukan dengan Manchester United dalam laga pekan ke-16 Premier League hari Minggu (16/12/24). Dan kali ini Manchester City bertindak sebagai tuan rumah karena bermain di Etihad Stadium.
Pada pertandingan itu, angin kemenangan sempat berhembus kencang ke arah Manchester City. Sebab mereka berhasil unggul lebih dulu melalui sundulan sang bek, Josko Gvardiol, ketika laga berada di menit ke-36.
Pasukan Josep Guardiola mampu mempertahankan keunggulannya cukup lama. Mereka hanya membiarkan satu shot on target untuk Manchester United sampai jelang akhir pertandingan. Sayangnya, dua shot on target terakhir MU berujung petaka bagi mereka.
Di menit ke-88, pemain Manchester City menjatuhkan Amad Diallo dijatuhkan di kotak terlarang dan memberikan hadiah penalti kepada Manchester United. Bruno Fernandes tidak menyia-nyiakan peluang itu dan melesakkan bola ke gawang lewat titik putih.
Baca juga: Peluang Manchester United Rekrut Alphonso Davies Mengecil, Ini Alasannya
Dua menit berselang, giliran Amad Diallo yang memberikan mimpi buruk bagi skuat Manchester City lewat golnya. Kedudukan bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, dan The Citizens harus bertekuk lutut di kandangnya sendiri.
Jelas saja kalau mereka kecewa. Bernardo Silva sampai tak bisa menahan kritikan buat dirinya dan rekan setim. Khususnya karena kejebolan dari titik putih. “Jika anda membuat keputusan bodoh di sisa tiga atau empat menit, anda pantas membayarnya.”
“Kami harus berkaca pada diri sendiri. Ini bukan soal, ‘oh kami bermain dengan sangat baik dan ini sedikit tidak beruntung’. Tidak! Ini adalah soal keputusan yang dibuat. Hari ini pada menit-menit akhir kami bermain seperti U-15 dan harus menanggung akibatnya.”
Dan tentunya, kekalahan ini memperpanjang nasib buruk yang sedang menimpa Manchester City. Di mana mereka baru mampu menghasilkan satu kemenangan dari 11 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
Sudah jelas, mereka membutuhkan sosok pengganti Rodri. Namun Manchester City harus bersabar karena bursa transfer musim dingin baru akan dibuka pada bulan Januari. Dan sebelum itu, mereka masih harus menjalani tiga pertandingan lagi.
(Goal International)