
Sumber: Instagram @marcmarquez93
SABANEWSID.com – Marc Marquez akan memulai perjalanan barunya bersama Ducati Gresini di MotoGP 2024. Ia mengharapkan beberapa hal yang harus dipenuhi oleh sang tim agar bisa memuluskan langkahnya meraih prestasi.
Marquez bergabung usai menjalani delapan tahun kebersamaan dengan Repsol Honda. Seperti diketahui, pembalap berkebangsaan Spanyol itu tidak puas dengan performa motor yang disediakan.
Kontrak satu tahun menjadi pengikat di antara kedua belah pihak. Yang artinya, Marquez bisa saja berganti seragam saat pagelaran MotoGP 2024 berakhir. Performa akan menjadi penentu besar di sini.
Agar masalah yang sama di Repsol Honda tidak terulang, Marquez meminta satu hal untuk dipenuhi oleh Ducati Gresini. Ia berharap kecepatan motor yang digunakan bisa konsisten dalam setiap serinya.
“Saya juga bisa menjadi cepat dari waktu ke waktu bersama Honda, tapi konsistensi yang menentukan apakah anda bisa bersaing untuk menjadi juara atau tidak. Dan itulah yang sulit,” kata Marquez kepada AS.
Baca juga: Bicara Rivalitas Dengan Jorge Martin, Francesco Bagnaia: Unggul 14 Poin Tak Cukup
“Konsistensi menjadi cepat dalam berbagai gaya lintasan, aspal, dan cengkraman. Di situlah persaingan menjadi juara terjadi, atau sesederhana menjadi cepat dalam beberapa balapan juga bisa menjadi perbedaan,” lanjutnya.
Marquez sendiri cukup yakin dengan bagaimana Ducati memberikan yang terbaik untuk para pembalapnya. Berkaca dari tiga besar klasemen MotoGP 2023 yang diduduki oleh pembalap Ducati.
“Ada banyak pembalap dengan berbagai gaya balapan yang mampu menbjadi cepat. Itulah kenapa, saat ini, dari sudut pandang saya, di Malaysia 2023, motor terbaik menduduki starting grid.”
“Di sini anda menjadikan motor sebagai alasan karena anda memiliki motor yang memimpin kejuaraan dunia, dan dengan banyak pembalap yang menjadi cepat. Ada dua pembalap konsisten, yaitu Jorge Martin dan Francesco Bagnaia, yang menjadi dua sosok konsisten di berbagai gaya lintasan.”
“Saya paham ada banyak ekspektasi karena adanya perubahan tim. Ekspektasi itu muncul di masa lalu ketika ada perubahan tim dengan pembalap lain. Tapi tugas saya adalah mencoba melewati ekspektasi tersebut dan melakukan tiga balapan ini dengan cara terbaik,” pungkasnya.
(AS)