
Sumber: Instagram @acmilan
SABANEWSINDO.com – Kehadiran Zlatan Ibrahimovic memberikan tekanan tersendiri buat nahkoda AC Milan, Stefano Pioli. Kabarnya, pria asal Swedia itu akan menjadi penentu masa depan sang pelatih di San Siro.
Musim ini, Pioli berada di posisi tersudut karena performa Milan yang inkonsisten. Meski begitu, mereka tetap mampu duduk di peringkat ketiga dalam klasemen sementara dengan koleksi 33 poin dari 17 pertandingan.
Sepertinya sulit untuk membayangkan Milan keluar sebagai juara musim ini. Pasalnya, mereka tertinggal delapan poin dari Inter yang sedang berada di puncak. Dan rival sekotanya itu tampil impresif di sepanjang musim ini.
Badai cedera bisa menjadi penyebab utama dari performa inkonsisten Milan musim ini. Meski baru setengah jalan, tapi sebanyak 21 dari 27 pemain yang didaftarkan Rossoneri untuk mengarungi Serie A 2023/24 pernah merasakan cedera.
Masalah ini kemudian semakin membuat Pioli tersudut. Banyak orang yang meragukan teknik latihan dari sang pelatih. Hal ini dikarenakan permasalahan cedera pemain Rossoneri banyak berkutat di sekitaran otot.
Baca juga: Badai yang Nyata, 21 dari 27 Pemain AC Milan Pernah Rasakan Cedera Musim Ini
Tekanan semakin membesar begitu Milan mempekerjakan Ibrahimovic, yang memutuskan gantung sepatu di San Siro pada akhir musim kemarin. Ia bertugas sebagai penasihat senior untuk pemilik klub, RedBird.
Ibrahimovic dipekerjakan sebagai penasihat dua pekan lalu, dan sempat terlihat di bangku penonton kala Milan bertemu Salernitana. Pertandingan yang digelar di Stadio Arechi itu sendiri berakhir imbang 2-2.
Kehadiran Ibrahimovic sebagai penasihat senior menjadi indikasi kalau pemilik klub sudah tidak percaya lagi kepada Pioli. Dan menurut Milannews, ia akan menjadi penentu soal kapan Pioli bakal dipecat.
Seperti diketahui, Pioli adalah pelatih terakhir dalam karier panjang Ibrahimovic sebagai seorang pemain. Akan tetapi, sepertinya ini tidak akan memengaruhi kelanjutan Pioli di kursi kepelatihan Rossoneri.
Jadi, agar masa depannya tetap terjamin, Pioli harus segera membalikkan situasi dan membawa Milan kembali ke jalur kemenangan dengan konsisten. Dimulai dari laga kontra Sassuolo yang digelar pada Minggu (31/12/2023) nanti.
(Milannews)