
Sumber: Getty/Diego Souto
SABASPORTSINDO.com – Regenerasi yang dilakukan Real Madrid tidak serta merta berarti melepas semua pemain-pemain berusia tua secara serentak. Mereka juga perlu memastikan bahwa tongkat estafet bisa diteruskan ke generasi muda secara mulus.
Regenerasi memang merupakan proyek yang sedang dilakukan Real Madrid. Terbukti dari kebijakan transfernya dalam beberapa tahun terakhir yang fokus pada pemain-pemain berusia 25 tahun ke bawah.
Sektor tengah menunjukkan bentuk proyek Real Madrid yang sedang berjalan. Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, dan Eduardo Camavinga memang ditujukan untuk menggantikan trio Luka Modric, Toni Kroos dan Casemiro.
Namun Real Madrid tidak langsung melepas mereka semua secara serentak, kecuali jika sang pemain berkehendak. Bahkan Ancelotti dulu pernah meminta Casemiro bertahan sembari menangis.
Real Madrid juga berupaya keras untuk membujuk Luka Modric agar mau memperpanjang masa abdinya. Namun hal serupa gagal dilakukan terhadap Toni Kroos yang memang ingin gantung sepatu pada tahun ini.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Ikut Sambut Transfer Kylian Mbappe Ke Real Madrid
Peran ketiganya di lini tengah memang vital. Namun bukan berarti Real Madrid memandang sebelah mata pemain-pemain veteran lainnya. Manajemen klub juga dikabarkan sedang berupaya mempertahankan Nacho Fernandez.
Bisa dikatakan, Nacho adalah pemain paling senior di Real Madrid saat ini. Bagaimana tidak, ia sudah mengenakan jersey putih kebanggaan klub sejak masuk ke skuat muda pada tahun 2001 lalu.
Nacho menggambarkan bahwa ‘one-man club’ masih hadir di era sepak bola modern. Tak pernah sekalipun dirinya menginjakkan kaki di luar Santiago Bernabeu sejak memulai karir profesional pada tahun 2010.
Namanya mungkin kalah mentereng dibanding bek-bek Real Madrid sebelumnya, seperti Sergio Ramos dan Raphael Varane. Tapi perannya sudah jelas tidak bisa dipandang sebelah mata. Itulah kenapa klub berharap dia bertahan.
Nacho memang sedang berada di ambang pintu keluar. Kontraknya bersama Real Madrid akan habis pada akhir bulan Juni. Sang bek sendiri belum bisa membuat pilihan apakah akan bertahan atau cabut dari Santiago Bernabeu.
Carlo Ancelotti pun, seperti yang dilaporkan Marca, sudah berupaya membujuk Nacho bertahan. “Jangan lakukan sesuatu yang gila, bertahan di sini, bersama kami, di Real Madrid,” katanya kepada Nacho, seperti yang dilaporkan.
(Marca)