
Sumber: Getty/Jarred J Tilton
THESABASPORTSINDO.COM – Sebuah sindiran diberikan Max Verstappen kepada F1. Ia menilai F1 sekarang terlalu dikekang peraturan sehingga balapan menjadi susah.
Sindiran itu diberikan Verstappen usai kejadian F1 Amerika Serikat di pekan lalu. Pada saat itu Verstappen terlibat dalam insiden dengan pesaingnya, Lando Norris.
Pada saat itu, Verstappen ‘memaksa’ Norris untuk melebar dari sirkuit. Namun Norris berhasil menyalip Verstappen saat keluar lintasan dan finish di peringkat ketiga.
Namun karena menyalip di luar lintasan, Norris mendapatkan penalti lima detik dari Steward F1. Alhasil ia kehilangan tempatnya di podium dan digantikan Verstappen.
Verstappen sendiri mengaku tidak senang dengan apa yang terjadi itu. Ia menilai F1 sekarang terlalu banyak peraturan yang mengekang.
Baca Juga: Finish di Peringkat 4 Q2 MotoGP Thailand 2024, Begini Penjelasan Pecco Bagnaia
“Saya rasa kita sudah terlalu banyak aturan sampai-sampai saya rasa saya perlu buku peraturan diletakkan di mobil saya,” ungkap Verstappen jelang balapan di Mexico City.
“Saya benar-benar serius dengan itu. Anda bisa lihat dari waktu ke waktu semakin banyak aturan yang mengekang di lintasan.”
Lebih lanjut, Verstappen mengakui bahwa aturan dibutuhkan untuk menjaga keselamatan para pembalap. Namun menurutnya sekarang peraturan yang ada sudah berlebihan dan jadinya mengekang.
“Ya, aturan memang dibutuhkan dalam ajang balapan saat ini. Aturan itu mengatur banyak hal dan ada aturan yang spesifik untuk setiap kejadian,” sambung Verstappen.
“Saya rasa kita sudah terlalu banyak membuat pertaturan. Namun saya paham bahwa peraturan itu mengamankan kami para pembalap dari kecelakaan. Namun saya rasa saat ini kita sudah terlalu banyak aturan.”
“Situasinya tidak pernah berubah. Di masa lalu peraturan yang ada lebih sedikit, namun orang-orang selalu berargumen bahwa kita perlu lebih banyak aturan. Kita harus memperketat ini dan itu. Ceritanya tidak pernah berubah dari dulu,” keluh sang pembalap.
Verstappen saat ini masih memimpin perburuan gelar juara dunia F1 2024. Ia unggul 57 poin dari Norris, di mana tersisa lima grand prix dan dua sprint events di sisa musim ini.