
Sumber: Instagram @realmadrid
SABANEWSINDO.com – Real Madrid sedang menikmati masa kejayaannya pada musim ini. Dan itu tidak bisa lepas dari jasa Carlo Ancelotti selaku pelatihnya. Sudah jelas, apapun yang terjadi di atas lapangan adalah tanggung jawab pria asal Italia tersebut.
Jadi, bukan sesuatu yang mengherankan kalau Ancelotti dapat banyak pujian saat Real Madrid menjadi pemuncak klasemen sementara La Liga musim ini. Meski hanya unggul enam poin dari Girona, peluang mereka jadi juara terpampang nyata.
Bukan cuma La Liga, Real Madrid juga berpeluang menjuarai ajang Liga Champions. Mereka telah menapakkan satu kaki di babak perempat final usai mengalahkan RB Leipzig dalam leg pertama 16 besar dengan skor 1-0.
Dengan demikian, Real Madrid berpeluang menggondol tiga trofi sekaligus. Mereka sudah jadi juara Supercopa de Espana pada bulan Januari kemarin usai mengalahkan sang rival, Barcelona, dengan skor telak 4-1.
Kesuksesan Real Madrid ini tentu menciptakan sedikit pertanyaan: Apa yang Carlo Ancelotti lakukan dari balik layar? Misalkan bagaimana proses pembangunan strategi, komunikasi dengan staf, dan implementasi rencananya di lapangan.
Baca juga: Kontrak Kylian Mbappe di Real Madrid Terungkap: Banyak yang Dipangkas, Termasuk Gaji
Jurnalis asal Spanyol, Guillem Balague, memiliki informasi menarik soal apa yang terjadi di balik layar Real Madrid. Ia mengatakan bahwa Ancelotti tidak terlalu terlibat dalam pengaturan strategi tim.
Pekerjaan itu lebih banyak dilakukan oleh sang anak yang memang bertugas sebagai asisten pelatih, Davide. Balague berkata bahwa Carlo hanya menyebutkan beberapa nama untuk dimasukkan ke dalam taktik buatan Davide.
“Saya tahu fakta bahwa dia tidak terlalu terlibat [dalam taktik]. Davide melakukan banuak pekerjaannya selama satu pekan. Dan apa yang dikatakan Ancelotti kepada David adalah ‘Sabtu, Rodrygo, Bellingham, dan Vinicius di depan,” buka Balague.
“Atau ‘Kroos, Valverde, dua di tengah’. Kemudian David cuma berkata ‘Ok’, dan menyatukan semuanya. Dan setiap keputusan yang dia buat, dan starting XI-nya adalah Carlo, sangatlah luar biasa,” lanjutnya.
Tentunya, ini adalah praktik yang lumrah dalam dunia sepak bola. Sejumlah pelatih sukses juga memiliki staf kepelatihan hebat di belakangnya. Khususnya asisten pelatih yang bisa membantu melihat dari sudut pandang yang berbeda.
(Siniar Euro Leagues)