
Sumber: Getty/Michael Regan
SABANEWSINDO.com – Enzo Maresca mengaku tak sanggup membuat para pemain Chelsea bahagia dengan skuat yang sangat gemuk.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Chelsea memiliki 33 pemain di dalam skuatnya saat ini. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dari yang dibutuhkan dalam satu pertandingan, dan itu sudah meliputi pemain di lapangan dan bangku cadangan.
Tentu saja, sebagai pelatih, Maresca memiliki beberapa pemain favorit yang bakal sulit untuk dilengserkan dari starting XI. Pastinya, mau tak mau, beberapa nama harus pasrah menyaksikan perjuangan rekan setimnya dari layar kaca.
Tidak heran kalau beberapa pemain mulai mempertimbangkan masa depannya di Stamford Bridge dan bahkan cabut pada bulan Januari ini. Beberapa nama yang dikabarkan siap hengkang adalah Ben Chilwell, Axel Disasi, Carney Chukwuemeka dan Kiernan Dewsbury-Hall.
Tidak sampai di situ, Chelsea juga dilaporkan bakal ditinggal oleh sang penyerang, Christopher Nkunku. Beberapa laporan menyebutkan kalau Nkunku diminati oleh Bayern Munchen dan The Blues berusaha unutk memanfaatkan situasi ini demi mendapatkan Mathys Tel.
Baca juga: Real Madrid Siap Saingi Chelsea Dalam Perburuan Tanda Tangan Bek Ajax Amsterdam
Pada akhirnya, kepergian sejumlah pemain ini tidak bisa terhindarkan. Maresca pun mengaku kalau dirinya tidak bisa membuat semua pemain yang ada di dalam skuat gemuk ini bahagia. Apalagi pria asal Italia itu juga harus mengutamakan kepentingan klub.
“Itu mustahil, dua bulan tidak bermain dan mereka tidak akan bahagia. Pertama-tama target kami adalah melakukan yang terbaik buat klub beserta tim, yakni memenangkan pertandingan,” kata Maresca ketika menemui awak media, dikutip Goal International.
“Jika kami bisa membuat pemain senang, mereka senang. Jika mereka tidak bermain, mereka takkan senang. Jika saya menjual semua pemain yang tidak merasa senang, kami akan tinggal di sini dengan 12 orang. Niat kami adalah tidak memindahkan mereka,” pungkasnya.
Situasi ini membuat Chelsea akan berpikir panjang sebelum membeli pemain baru. Apalagi dengan regulasi Profit & Sustainability Rules (PSR) yang sedang mengintai. Ini adalah salah satu momok bagi beberapa klub karena bisa menghilangkan poin di tengah musim.
Klub berjuluk The Blues tersebut berada di posisi yang tak aman. Apalagi ada perubahan di dalam regulasi itu, dengan penetapan hukuman paling ringan bagi pelanggar aturan keuangan sekarang menjadi minimal tiga poin.
(Goal International)