
Sumber: Instagram @pecco63
SABANEWSID.com – Gelar juara dunia MotoGP 2023 sudah berada tepat di depan mata pembalap Ducati, Francesco Bagnaia. Pada akhir pekan ini, ia bisa dipastikan keluar sebagai pemenang jika suatu kondisi terpenuhi.
Sekarang Bagnaia sedang menempati puncak klasemen dengan perolehan 412 poin, mencatatkan kemenangan dalam enam seri dan 13 kali menginjak podium. Perlu dicatat bahwa posisinya saat ini belum benar-benar aman.
Pasalnya, Jorge Martin yang juga merupakan pembalap Ducati masih mengintai dari peringkat kedua dengan perolehan 398 poin. Jarak yang lumayan kecil ini membuat Bagnaia bisa disalip jika tidak berhati-hati pada seri berikutnya.
Pada akhir pekan ini, MotoGP kembali digelar di Sirkuit Losail, Qatar. Ini akan menjadi momen penentu, di mana Bagnaia bisa keluar sebagai juara jika mampu mengumpulkan sebanyak 37 poin dari sprint test dan GP utama.
Namun meskipun mampu mengantongi poin penuh, Bagnaia belum pasti juga menjadi juara MotoGP 2023. Syaratnya baru akan terpenuhi jika Martin mendapatkan 23 poin lebih sedikit dari pembalap asal Italia tersebut.
Baca juga: Jorge Martin Kecewa Gagal Pangkas Jarak Dengan Francesco Bagnaia
Bagnaia sendiri belum mau memikirkan kemungkinan dirinya merengkuh gelar pada akhir pekan ini. Fokus utama pembalap berusia 26 tahun tersebut hanya satu, yaitu memperlebar jarak dengan pesaingnya.
“Saya senang bisa kembali balapan di Qatar pada akhir pekan ini. Ini adalah lintasan lainnya di mana saya harus menjadi sosok yang kompetitif,” tutur Bagnaia seperti yang dikutip oleh Crashnet.
“Di GP Malaysia, kami akhirnya mampu menjadi cepat sejak hari Jumat, dan kami kembali ke posisi terdepan. Sesuatu yang tidak pernah terjadi sejak Barcelona. Di sini penting juga untuk melakukan hal serupa.”
“Keunggulan 14 poin di klasemen tidaklah banyak, jadi tujuan utamanya adalah menambah jarak dengan Jorge di dalam kejuaraan ini,” lanjutnya.
Masalah lainnya adalah Bagnaia tidak hanya akan bersaing dengan Martin dalam MotoGP Qatar mendatang. Ia juga harus berhadapan dengan rekan setimnya, Enea Bastianini, yang berhasil keluar sebagai juara di Malaysia.
“Pekan lalu di Malaysia, saya akhirnya bisa mengeluarkan beban di dada dan sekarang sudah merasa lebih bebas! Saya kembali bersenang-senang di atas motor dan menjadi cepat,” ungkap Bastianini.
“Akhir pekan ini kami akan balapan di Qatar, lintasan lain di mana saya pernah menjadi kompetitif dan tempat saya bisa memenangkan balapan pertama MotoGP saya tahun lalu! Saya tidak tahu apakah bisa mengulanginya, tapi sudah pasti saya ingin mencoba,” pungkasnya.
(Crashnet)