
Sumber: Instagram @josemourinho
SABANEWSINDO.com – Jose Mourinho pernah sedekat itu dengan gelar juara Premier League ketika masih menukangi Manchester United. Momen itu terjadi pada musim 2017/18 lalu, di mana The Red Devils sukses keluar sebagai runner-up.
Bisa dikatakan, dua musim perdana Mourinho sebagai pelatih Manchester United berjalan dengan baik. Pada musim pertama, ia berhasil mengantar tim mencapai babak final Liga Europa dan keluar sebagai juara.
Performa apik itu kemudian berlanjut ke musim kedua, di mana Manchester United keluar sebagai runner-up dengan 81 poin. Cukup banyak dan seharusnya bisa menjadi juara, hanya saja Manchester City jauh lebih baik.
Klub besutan Josep Guardiola itu meraih trofi juara pada akhir musim setelah mengumpulkan total 100 poin dari 38 laga. Dari sini, bisa disimpulkan kalau Manchester United sejatinya sudah baik pada musim itu. Tapi Manchester City terlalu perkasa.
Nah, belakangan ini, Manchester City sedang tersangkut kasus aturan Financial Fair Play yang ditetapkan di Premier League. Klub berjuluk The Citizens itu didakwa telah melakukan 115 pelanggaran terkait peraturan keuangan.
Baca juga: Skuad Manchester United 2023 Paling Mahal Dalam Sejarah
Sanksi yang ramai dibicarakan belakangan ini adalah turun kasta dari Premier League, jika memang terbukti bersalah. Dan sepertinya tidak akan memengaruhi hasil akhir kompetisi pada musim-musim sebelumnya.
Namun Mourinho berharap hukuman Manchester City juga bisa merembet ke musim di mana dirinya berada dekat dengan gelar Premier League saat bersama Manchester United. Ia berharap City mengalami pengurangan poin di musim 2017/18.
“Mungkin ada peluang untuk memenangkan liga itu, bukan? Jika Man City melanggar aturan dalam Financial Fair Play, mungkin mereka kehilangan beberapa poin dan kami meraih gelar (2017/2018) itu,” ujarnya dalam siniar VIBE with FIVE.
Mourinho sendiri cukup menikmati masa-masa dirinya menjabat di Manchester United dulu. Walaupun masa akhir kepelatihannya meninggalkan rasa getir karena sejumlah permasalahan, salah satunya dengan Paul Pogba.
“Saya suka masa saya di sana. Saya bangga bisa berada di sana. Lebih bangga lagi saat saya kembali sebagai komentator Sky bersama Roy Keane dan merasakan reaksi dari penonton beberapa tahun lalu. Saya langsung, ‘wow’.” ucapnya.
(VIBE with FIVE Podcast)