
Sumber: Instagram @37pedroacosta
SABANEWSINDO.com – Pedro Acosta bisa menjadi salah satu nama yang banyak diperbincangkan pada pagelaran MotoGP 2024 mendatang. Tidak heran, sebab pria berkebangsaan Spanyol itu sudah menarik perhatian di Moto2 dalam beberapa tahun terakhir.
Acosta dipastikan naik derajat ke MotoGP setelah dikontrak secara resmi oleh GASGAS Tech 3. Ia akan menjadi tumpuan bersama pembalap lainnya, Augusto Fernandez. Musim lalu, ia mendominasi Moto2 dan keluar sebagai juara.
Beberapa orang memprediksi bahwa Acosta akan menggila di berbagai lintasan MotoGP 2024. Bahkan tidak sedikit yang melabelinya sebagai ’the next Marc Marquez’. Jorge Lorenzo adalah sedikit dari orang yang mengagumi kualitasnya.
“Brutal, brutal. Tak bisa berkata-kata soal apa yang Pedro Acosta telah lakukan selama tiga tahun terakhir,” katanya kepada DAZN. “Dia sudah ditakdirkan menjadi juara dunia, sudah melakukannya di Moto3 dan Moto2, tapi juga akan melakukannya di MotoGP.”
“Saya percaya bahwa pembalap seperti Pedro Acosta, satu atau dua pembalap yang lahir setiap 10 tahun. Dia memiliki semua. Punya talenta, disiplin, bekerja, mendorong diri sendiri, memenangkan balapan seperti makan atau berjalan.”
Baca juga: Secepat Apa Marc Marquez di Ducati Gresini? Begini Prediksi Valentino Rossi
“Dia memiliki ambisi yang besar. Dan kemudian di luar lintasan juga, dia adalah orang yang super baik, rendah hati, natural, lucu, semua orang menyukai dia… dia memiliki semuanya,” lanjut Lorenzo lagi.
Hal serupa juga dikatakan oleh kompatriot Acosta dari Spanyol, Alex Criville. “Apa yang bisa kita katakan lagi soal Pedro Acosta yang belum dikatakan sebelumnya?,” buka Criville kepada Marca.
“Pertama-tama, dia meraih double kejuaraan dunia setelah berada dalam kejuaraan dunia selama tiga tahun, dan dia juga menjadi juara termuda dalam sejarah Moto2.”
“Yang kami telah ketahui adalah tidak peduli berapa banyak kata yang kami dedikasikan buat dia, hasilnya berbicara. Hasil berbicara keras dan jelas. Dan membaca statistiknya adalah perkara mudah untuk orang yang belum berpengalaman.”
“Di balik hasilnya, ada pengorbanan, penderitaan, determinasi, talenta, determinasi yang lebih besar lagi, latihan, dan latihan lagi. Seorang juara tidak diasah tanpa sesuatu, semuanya tahu akan hal itu.”
“Tapi karakternya, kerendahan hatinya, spontanitasnya, hasrat untuk belajar dan mengetahui cara untuk tetap merendah dalam berbagai situasi… ini membawa dia meraih apa yang telah dia capai,” pungkasnya.
(Crashnet)