
Sumber: Getty/Robbie Jay Barratt
SABANEWSINDO.com – Kemenangan telak diraih Manchester United dalam laga lanjutan Premier League hari Minggu (1/12/24). Sayangnya, hasil impresif itu tidak lantas membuat Ruben Amorim selaku pelatih jadi bisa merasa puas.
Perlu diketahui bahwa ini adalah kemenangan perdana Ruben Amorim di pentas Premier League. Debutnya sendiri terjadi pada pekan lalu, namun berakhir imbang dengan skor 1-1 usai melawan Ipswich Town.
Hasil yang bisa dimaklumi, mengingat Amorim baru bergabung. Namun ia bisa membayarnya dengan kemenangan di dua laga terakhir. Terbaru saat menghadapi Everton dengan skor yang sangat meyakinkan, 4-0.
Empat gol yang bersarang di gawang Jordan Pickford dibagi sama rata oleh dua penyerang, Marcus Rashford dan Joshua Zirkzee. Menandakan bahwa dua pemain yang kerap menerima kritikan ini cocok dengan gaya bermain Amorim.
Ada banyak hal positif yang bisa dipetik dari kemenangan ini. Namun Amorim enggan memperhatikan itu. Sebab menurutnya permainan Manchester United masih punya banyak celah untuk diperbaiki.
Baca juga: Permainan Manchester United Semakin Bisa Dinikmati, Sepakat?
“Hasilnya bagus tapi kami pragmatis. Tidak indah, tapi kami pragmatis. Kami melakukan tugas, yakni menang. Anda bisa merasakan bahwa perjalanan kami masih panjang,” katanya setelah pertandingan kepada Sky Sports.
“Anda bisa merasakannya di beberapa menit awal, ketika kami terlihat OK, tapi kemudian Everton mengontrol permainan. Lalu kami mendapatkan gol pada momen yang tepat dan itu berhasil mengubah jalannya permainan.
“Anda tidak bisa fokus kepada hasil, harus fokus pada cara yang membuat hasilnya muncul. Seperti sebelum laga, kami punya banyak PR, tapi lebih baik mengerjakannya dengan kemenangan. Mari lebih fokus kepada performa ketimbang hasilnya,” lanjutnya.
Memang, dalam beberapa kesempatan, Manchester United terlihat meyakinkan. Namun tidak jarang kontrol permainan diambil alih oleh Everton yang bisa memberikan ancaman terhadap kemenangan The Red Devils.
“Ada beberapa momen ketika kami bagus, tapi kemudian ada momen ketika kami harus menderita. Kami melakukannya lagi seperti di Liga Europa. Kami harus berlatih dan berkembang. Lebih baik bekerja dengan kemenangan,” pungkasnya.
(Sky Sports)