
Sumber: Instagram @ivantoney1
SABANEWSINDO.com – Chelsea dan Arsenal dipastikan harus berjuang ekstra keras jika ingin mendapatkan tanda tangan Ivan Toney. Sebab sang klub, Brentford, tidak akan melepas sang penyerang dengan harga murah.
Toney akan kembali merumput pada bulan Januari setelah menjalani masa hukuman selama delapan bulan. Ia absen panjang lantaran terbukti bersalah dalam kasus judi ilegal dan menyalahi aturan FA.
Namun, ada kemungkinan bahwa Toney akan menjalani debut tanpa mengenakan seragam Brentford. Pasalnya, beberapa laporan menyebutkan kalau Chelsea dan Arsenal sedang berebut tanda tangannya.
Sebelum dijatuhi hukuman, Toney mampu memproduksi 20 gol dari 33 penampilan di berbagai kompetisi. Tentu saja, catatan tersebut membuat dua raksasa asal London yang sedang butuh striker anyar jadi tergiur.
Brentford sendiri sudah siap rela untuk melepas kepergian Toney ke klub lain. Akan tetapi, pihak klub mengkonfirmasi bahwa penyerang berusia 27 tahun tersebut tidak akan dijual dengan harga miring.
Baca juga: Chelsea Harus Siap Merogoh Kocek Dalam-dalam Demi Striker Sporting Ini
“Ya, akan ada banyak ketertarikan terhadap Ivan di bulan Januari. Memang sudah sewajarnya ada. Dia adalah top skor ketiga Premier League musim lalu – salah satunya [Harry Kane] telah pindah ke Jerman,” kata direktur Brentford, Lee Dykes.
“Jadi, dia sekarang berada di atas sana sebagai salah satu striker terbaik dalam divisi ini. Dia berada di lima besar dunia, menurut saya. Jadi sudah pasti akan ada ketertarikan, dan mungkin waktunya akan tiba di mana Ivan pindah ke klub lain.”
“Namun mereka harus membayar biaya transfer yang lumayan untuk mendapatkan jasanya, sebab dia merupakan pemain yang bertalenta,” pungkasnya.
Sejumlah laporan telah membeberkan angka yang mungkin akan membuat Brentford tertarik duduk di meja negosiasi. Angka yang disebutkan memang terbilang cukup besar, yakni sekitar 80 juta pounds.
Melihat kebutuhannya, sepertinya Arsenal dan Chelsea akan bersedia untuk berdiskusi dengan Brentford. Sebab sektor depan merupakan titik terlemah bagi dua klub berlabel ‘big six’ itu musim ini.
(Metro Sports)