
Sumber: Instagram @nonzinoo10
SABANEWSINDO.com – Noni Madueke sempat mencuri perhatian penikmat sepak bola kala masih memperkuat klub asal Belanda, PSV Eindhoven. Namun kisahnya berubah drastis setelah dibeli Chelsea pada bursa transfer musim panas kemarin.
Chelsea mengamankan jasa Madueke pada bulan Januari 2023 lalu dengan mahar 28,5 juta poumds. Dan dalam setengah musim perdananya, ia mencatatkan total 12 penampilan di pentas Premier League.
Kendati mendapatkan kesempatan bermain yang cukup layak, Madueke gagal mencuri perhatian publik. Situasinya kian berat karena pelatih baru Chelsea, Mauricio Pochettino, tidak begitu terpikat dengan kemampuannya.
Bahkan ia hanya bermain sebagai starter sebanyak satu kali dalam rentang waktu dua bulan, terhitung sejak Oktober hingga November. Situasinya berubah pada bulan Desember, tepatnya kala Chelsea bertemu Crystal Palace di ajang Premier League.
Madueke tampil sebagai pemain pengganti dan cuma punya waktu 19 menit untuk memberikan kontribusi. Untungnya, ia mampu memanfaatkan kesemaptan tersebut dengan mencetak gol penentu kemenangan the Blues.
Baca juga: Luton vs Chelsea: The Blues Nyaris Gagal Menang
Hal serupa dilakukan ketika Chelsea menjalani partai terakhir di tahun 2023 kontra Luton Town, masih dalam ajang yang sama. Ia tampil sejak menit awal dan berhasil mencetak gol di menit ke-37, yang membuat Chelsea bisa menang 3-2.
Ini bentuk dari usaha yang tidak mengkhianati hasil. Sebab, Madueke butuh waktu panjang untuk meyakinkan Pochettino bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi penting kepada Chelsea.
“Saya sangat senang, dia butuh waktu hampir enam bulan untuk menyadari apa yang kami harapkan dari dia. Pemain harus berkembang dan dia berkembang dengan pesat,” kata Pochettino seperti dikutip Metro Sports.
“Perilakunya sekarang dan bagaimana dia berkomitmen kepada diri sendiri, dan dengan seluruh gagasan dari klub. Dia punya potensi dan talenta dari cara apa yang dia harus lakukan dan bersikap di masa depan jika ingin sukses.”
“Itulah platform bagi semua orang dan kemudian yang paling penting adalah berpikir jernih serta konsisten dalam cara yang kami usulkan agar mereka berperilaku,” tutup pelatih berdarah Argentina tersebut.
(Metro Sports)