
Sumber: Getty/Mattia Radoni
SABANEWSINDO.com – Stefano Pioli mengaku sering meminta Rafael Leao untuk melihat Cristiano Ronaldo saat masih menukangi AC Milan dulu.
Seperti diketahui, Leao dan Ronaldo sama-sama berasal dari Portugal. Sehingga keduanya seringkali terlibat dalam satu sesi latihan yang sama ketika mendapatkan panggilan memperkuat Selecao di kompetisi internasional.
Pioli, yang sekarang melatih Ronaldo di Al Nassr, seringkali meminta Leao untuk memerhatikan sang peraih lima trofi Ballon d’Or itu dalam sesi latihan. Tujuannya agar Leao bisa mengembangkan bakatnya lebih jauh lagi.
“Ketika dia ke timnas, saya berkata kepada dia ‘perhatian semua yang CR7 lalukan, dan beritahu saya’. Dia akan kembali, memberitahu saya dan saya akan bilang, ‘Anda sudah lihat? Sekarang lakukan itu juga!’,” ucapnya kepada Gazzetta dello Sport.
Sebagai bintang AC Milan, tentu fans memiliki ekspektasi yang sangat besar. Sayangnya beberapa kali penampilan pemain berusia 25 tahun tersebut gagal memuaskan banyak orang. Sehingga tak jarang kritikan pedas mampir kepadanya.
Baca juga: Sederet PR Dari AC Milan yang Harus Dibereskan Sergio Conceicao, Bikin Pusing!
Salah satunya pernah datang dari mantan pelatih AC Milan, Fabio Capello. Ia mengkritik Leao dengan berkata kalau sang pemain baru mengeluarkan 75 persen kemampuannya. Juga mengatakan bahwa Leao kesulitan untuk tampil konsisten.
Kendati sudah tidak menukangi Milan lagi, Pioli ternyata masih mengikuti perkembangan sang mantan pemainnya itu. Pioli bilang kalau semua orang harus bersabar dan menantikan perkembangan Leao.
“Ketika anda sering mengkritik dia, anda akan kehilangan realitanya. Yaitu soerang anak yang secara konsisten bertumbuh. Bahkan pada tahun ini,” ungkap pelatih berkebangsaan Italia tersebut.
“Saya tetap yakin bahwa Rafa masih bisa menjadi pemain yang luar biasa kuat. Saya tidak tahu apakah dia akan memenangkan Ballon d’Or atau tidak, tapi dia bisa menjadi lebih kuat dari yang sekarang. Dia sudah hampir mencapainya,” tandasnya.
Leao bisa membuktikan kebenaran perkataan Pioli saat AC Milan berhadapan dengan Inter pada Selasa (7/1/2025). Ini bisa menjadi ajang untuk membungkam kritik, sebab kemenangan atas Nerazzurri bsa menghasilkan piala Supercoppa Italiana buat klubnya.
(La Gazzetta dello Sport)