
Sumber: Getty Images/Justin Setterfield
SABANEWSINDO.com – Casemiro menjadi sorotan setelah menjadi dalang di balik kekalahan Manchester United dari Crystal Palace pada laga Premier League belum lama ini. Tidak heran, sebab dirinya melakukan sejumlah kesalahan fatal di partai tersebut.
Manchester United bertandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park pada Selasa (7/5/2024) dini hari kemarin. Klub besutan Erik ten Hag tersebut mengusung misi merebut tiga angka demi memperbaiki posisinya di klasemen.
Namun alih-alih menang, mereka justru dibuat bertekuk lutut dengan skor memalukan 0-4. Casemiro sendiri dituding sebagai biang kerok atas terjadinya gol pertama dan terakhir Crystal Palace yang semuanya dicetak Michael Olise.
Paling parah adalah gol kedua yang dicetak Olise. Mantan penggawa Real Madrid tersebut membiarkan bola terebut dari penguasaannya ketika berada di wilayah pertahanan sendiri, hingga membuat lini belakang Manchester United keteteran.
Setelah pertandingan itu, beragam komentar negatif datang dan mengarah tepat ke Casemiro. Rivaldo selaku rekan senegaranya mencoba membela, tetapi tidak memungkiri kalau keputusan Casemiro gabung ke Manchester United adalah salah.
Baca juga: Berharap Kebangkitan Manchester United, Film Dokumenter Ini Bisa Jadi Inspirasi
“Dia menjalani karir yang luar biasa di Real Madrid. Menurut saya, adalah sebuah keputusan yang salah buat dia untuk meninggalkan Real Madrid demi Manchester United,” tutur Rivaldo kepada Betfair.
“Saya pikir dia hidup dalam kisah yang indah di Real Madrid, namun tentu saja, keputusannya dibantu dari segi finansial juga,” lanjut pria yang juga pernah memperkuat Barcelona dan AC Milan tersebut.
Rivaldo memberikan pembelaan dengan mengatakan kalau Casemiro dimainkan pada posisi yang tidak tepat. Seperti diketahui, krisis cedera dalam tubuh Manchester United membuat Erik ten Hag harus memainkannya sebagai bek.
“Manchester United dalam momen yang buruk, dengan begitu banyak cedera dan Casemiro adalah seorang gelandang, bukan striker ataupun bek, jadi orang-orang mengkritik dia karena bermain di luar posisinya.”
“Namun menurut saya, dia sama sekali tidak patut untuk disalahkan, sebab Manchester United sendiri juga sedang mengalami kesulitan yang sangat besar,” pungkas pria berumur 52 tahun tersebut.
(Betfair)