
Sumber: Instagram @maartenpaes
SABANEWSINDO.com – Tiga pemain diaspora bakal menyelesaikan proses naturalisasi dalam waktu dekat dan bisa memperkuat TImnas Indonesia. Namun tidak demikian dengan kiper FC Dallas, Maarten Paes, yang masih terkendala masalah administrasi.
PSSI memang cukup giat melakukan proses naturalisasi pemain diaspora belakangan ini. Hal ini dilakukan untuk menambah kekuatan Skuat Garuda sehingga bisa mendapatkan capaian yang positif di pentas internasional.
Terbaru, federasi sepak bola Indonesia itu mendapatkan persetujuan naturalisasi Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen. Kedua pemain tersebut kini hanya tinggal menunggu Keputusan Presiden (Keppres) serta pelantikan untuk menjadi WNI.
Pada 13 Maret 2024 nanti, Haye dan Oratmangoen bersama pemain diaspora lainnya, Nathan Tjoe-A-On akan menjalani sumpah WNI. Bahkan ketiganya sudah mendapatkan panggilan untuk memperkuat TImnas Indonesia.
Seharusnya ada satu pemain lagi yang ikut dalam prosesi ini, yakni Paes. Sejatinya naturalisasi sosok yang berposisi sebagai kiper ini juga telah mendapatkan restu dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) seperti Haye dan Oratmangoen.
Baca juga: Rencana Kunjungan Shin Tae-yong ke Eropa: Mencari Bomber Timnas Indonesia di Belanda
Sayangnya, ia belum bisa hadir dalam pengambilan sumpah WNI pada 13 Maret 2024 mendatang. Penyebabnya adalah karena sang kiper harus menjalani pertandingan bersama Dallas FC di Major League Soccer (MLS).
Dan sekalipun Paes sudah menjadi WNI, ia belum bisa ikut terlibat dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam di bulan Maret ini. Penyebabnya adalah peralihan asosiasi dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) ke PSSI.
Proses perpindahan federasi Paes tersangkut Statuta FIFA Pasal ke-9 tentang Perpindahan Asosiasi huruf b ayat ketiga. Disebutkan bahwa “ketika diturunkan dalam pertandingan resmi terakhirnya dalam kompetisi apa pun untuk asosiasinya saat ini, ia belum menginjak usia 21 tahun.”
Paes sendiri sudah mengumpulkan 10 caps untuk Die Oranje pada level kelompok umur. Terakhir, ia bermain untuk U-21 di ajang Kualifikasi Euro U-21 2021 pada 15 November 2020 lalu melawan Timnas Belarusia.
Di sini letak masalah utamanya. Kala bermain saat itu, Paes sudah menginjak usia 22 tahun. Erick Thohir selaku Ketua PSSI menjelaskan bahwa proses perpindahan asosiasi Paes baru bisa rampung paling cepat bulan Juni nanti.
“[Paes] baru bisa memperkuat TImnas Indonesia pada Juni 2024 atau setelah Juni 2024. Tergantung dari kesempatan dia diambil sumpah. Jadi dinamikanya masih ada,” kata Thohir seperti dikutip Bola.com.
(Bola.com)