
Sumber: Getty/Tim Clayton
SABANEWSINDO.com – Di tengah krisis finansial yang melanda, Barcelona mungkin bisa tertimpa rejeki nomplok pada bursa transfer musim panas nanti. Mereka punya peluang untuk mendapatkan uang sebesar 100 juta euro dari hasil penjualan Raphinha.
Sudah bukan rahasia lagi kalau Barcelona berkutat dengan regulasi Financial Fair Play dan salary cap dari La Liga. Karena pengeluaran yang ugal-ugalan di masa kepemimpinan Josep Maria Bartomeu, mereka jadi kesulitan merekrut pemain baru.
Pada bulan Februari kemarin, La Liga merilis salary cap untuk setiap klub partisipannya. Barcelona mendapatkan pengurangan sebesar 66 juta euro dari salary cap sebelumnya (270 juta euro) karena pembelian Vitor Roque di bulan Januari.
Mereka tertinggal jauh dari rival bebuyutannya, Real Madrid, yang mendapatkan salary cap tertinggi di La Liga (648 juta euro). Dan tentu, Barcelona harus kembali mengencangkan ikat pinggangnya pada bursa transfer musim panas ini.
Agar bisa mendatangkan pemain baru, maka Barcelona wajib menjual pemainnya dengan harga tinggi. Kabar baiknya, klub berjuluk Blaugrana tersebut bisa mendapatkan pemasukan besar jika mampu menjual Raphinha.
Baca juga: Terungkap, Sederet Alasan yang Bikin Barcelona Tersengsem dengan Hansi Flick
Bisa dikatakan bahwa Raphinha merupakan salah satu penampil terbaik Barcelona di musim lalu. Pemain berusia 27 tahun itu mampu mencetak 10 gol dan 13 assist dari 37 penampilan di musim 2023/24 kemarin.
Agar bisa tetap kompetitif, Raphinha wajib masuk dalam daftar pemain yang patut dipertahankan. Namun dengan masalah finansial ini, mereka mau tak mau harus menjualnya. Untung, Raphinha menarik perhatian sejumlah klub Arab Saudi.
Seperti yang dilaporkan Mundo Deportivo, salah satu klub terbesar di Arab Saudi berminat merekrut Raphinha pada bursa transfer yang akan datang. Dan mereka disebut siap untuk menebusnya dengan harga tinggi.
Laporan itu melanjutkan bahwa Barcelona bisa menerima proposal sebesar 100 juta euro di mejanya. Jelas itu akan terhitung sebagai profit besar, mempertimbangkan nilai transfernya ketika dibajak dari Leeds United.
Saudi Pro League mungkin tidak terlihat meyakinkan bagi Raphinha, yang tampaknya masih ingin melanjutkan karier di Eropa. Namun gaji tinggi dari klub Arab Saudi bisa membuat dirinya tergiur untuk meninggalkan Barcelona.
(Mundo Deportivo)