
Sumber: Instagram @officialasroma
SABANEWSID.com – Tidak ada lagi cemoohan yang ditujukan kepada penyerang AS Roma, Romelu Lukaku. Bomber asal Belgia tersebut tampaknya sudah menemukan performanya kembali usai menjalani masa-masa buruk bersama Chelsea.
Seperti diketahui, hidup Lukaku diwarnai dengan beragam kritik-kritik negatif ketika memperkuat Chelsea pada musim 2021/22 lalu. Tidak heran, sebab dirinya cuma bisa mencetak 15 gol dari 44 penampilan di semua kompetisi.
Sampai-sampai, publik kerap menjadikan dirinya sebagai bahan lelucon di media sosial. Sosok ‘Lakaka’ kemudian muncul, yang menunjukkan sejumlah aksi-aksi kegagalan dalam mencetak gol untuk mengejek sang pemain.
Musim lalu, Lukaku masih juga gagal memproduksi gol meski telah bermain untuk Inter Milan. Padahal sebelum ke Chelsea, Lukaku bersinar bersama Nerazzurri. Sayangnya, ia cuma bisa memproduksi 14 gol saja dari 37 pertandingan.
Beberapa orang menganggap Lukaku sudah habis, dan tidak memasang ekspektasi tinggi ketika dirinya berlabuh di Roma. Tidak disangka, Lukaku berhasil menemukan performanya lagi dan kini sudah menghasilkan tujuh gol dari delapan laga.
Baca juga: Waduh! AS Roma Sudah Siap Memecat Jose Mourinho, Siapa Calon Penggantinya?
Ini adalah hasil jerih payah Lukaku yang berlatih dengan keras pada masa pramusim kemarin demi mengembalikan instingnya dalam mencetak gol. Kini kritik sudah dibungkam dan Lukaku pun bisa melayangkan balapasan.
“Saya sosok yang profesional. Saya bekerja keras di musim panas. Banyak orang berbicara soal saya, tapi saya hanya berbicara di atas lapangan. Saya senang bagaimana semua ini berjalan dan ingin terus seperti ini,” katanya kepada DAZN.
Kembalinya ketajaman Lukaku tidak bisa lepas dari jasa sang pelatih, Jose Mourinho. Sang penyerang kemudian bercerita tentang bagaimana pria asal Portugal itu memperlakukan dirinya di Roma.
“Saya selalu bilang bahwa saya memiliki rapor yang spesial bersama pelatih. Dia mengenal keluarga dan anak-anak saya. Dia percaya pada saya dan saya juga percaya kepadanya,” tutur Lukaku lagi.
“Namun, dia juga keras terhadap saya. Dibandingkan dengan cara pelatih-pelatih lain di masa lalu. Hanya ini cara agar saya bisa berkembang sebagai seorang pemain,” pungkasnya.
Sayangnya, mesin gol Lukaku harus berhenti untuk sementara waktu. Sebab Roma belum bisa bermain sampai hari Minggu (22/10/2023) mendatang dikarenakan ada jeda internasional. Roma akan kembali untuk bertemu Monza di Olimpico.
(DAZN)