
Sumber: Getty/Julian Finney
SABANEWSINDO.com – Harry Maguire mengakui kalau Ruben Amorim masih membutuhkan jasanya di Manchester United.
Selama beberapa tahun terakhir, Maguire kerap menjadi bulan-bulanan kritik. Ia dengan mudah menjadi target kambing hitam setiap kali bermain dalam pertandingan yang di mana Manchester United harus menelan kekalahan.
Bukan sesuatu yang mengherankan, memang. Performa Maguire sama sekali tidak mencerminkan kualitas bek tengah termahal di dalam sejarah. Apalagi beberapa kali pemain berkebangsaan Inggris itu melakukan blunder fatal.
Masalah ini membuat Maguire sering berada di ambang pintu keluar. Namun karena performa buruk, banyak klub jadi ragu mengangkutnya dari Old Trafford. Alhasil Maguire terus-terusan jadi bulan-bulanan kritik dan kambing hitam setiap hasil buruk.
Situasinya berubah ketika Manchester United menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih kepala yang baru pada bulan November lalu. Mantan nahkoda Sporting Lisbon itu dipercaya untuk menggantikan Erik ten Hag.
Baca juga: Ruben Amorim: Manchester United Pantas Lolos Karena Menderita Bersama
Amorim membawa skema tiga bek yang ternyata sangat cocok dengan Maguire. Performanya pun berangsur kemarin. Dan bahkan, di laga putaran ketiga FA Cup baru-baru ini, ia mendapatkan banyak pujian meski sempat menghasilkan penalti buat Arsenal.
Kini banyak yang berharap Maguire mau bertahan dan menambah masa kontraknya di Old Trafford. Bahkan sang pemain mengatakan kepada The Mirror kalau Amorim ingin dirinya menerima pengaktifan opsi perpanjangan dalam kontraknya.
“Ruben berkata bahwa ketika dia ingat kalau saya punya opsi [dalam kontrak], dia bilang kalau dia tak perlu mempertimbangkannya. Itu memberikan kepercayaan diri dan keyakinan bahwa mereka ingin saya di klub dan jadi bagian dari proyek ini,” tutur Maguire.
“Dia sangat menuntut, dan saya senang bisa berada di sini. Saya ingin klub kembali bertarung memperebutkan gelar dan tidak lagi bertarung di tempat kami dalam klasemen sekarang. Kami masih punya jalan panjang untuk ditempuh.”
“Saya tahu bahwa saya harus menemukan sesuatu untuk bisa bertahan di klub ini karena mereka menuntut standar tinggi, dan saya merasa sepertinya telah menemukan sesuatu itu. Secara mental dan fisik, saya merasa baik,” pungkasnya.
(The Mirror)