
Sumber: Instagram @ferminaldeguer_54
SABANEWSID.com – Nama Fermin Aldeguer sedang menjadi perbincangan belakangan ini. Pasalnya, pria berusia 18 tahun itu memiliki kans besar untuk berkompetisi dengan sejumlah pembalap papan atas di MotoGP.
Kesempatan muncul ketika Repsol Honda mencari sosok pengganti Marc Marquez dalam roster tahun 2024. Sejumlah kabar menyebutkan kalau Honda tertarik merekrut Aldeguer untuk berkompetisi di musim depan.
Aldeguer sendiri sempat mengakui adanya pendekatan dari Honda. Sayangnya, kesempatan tersebut pupus usai muncul laporan yang menyebutkan bahwa Honda ingin merekrut Luca Marini dari VR46.
Kendati gagal memperkuat Honda, Aldeguer masih memiliki peluang untuk naik kelas dari Moto2 ke MotoGP musim depan. Sebab ternyata, baru diketahui kalau peminat Aldeguer tidak terbatas pada Honda saja.
Aldeguer memiliki opsi untuk bergabung dengan Pedro Acosta jika dirinya menerima tawaran dari VR46. Lalu, menurut kabar dari AS, kesempatan untuk bergabung dengan Pramac Ducati juga sudah sampai ke hadapannya.
Baca juga: MotoGP 2023 Qatar: Pecco Bagnaia Bisa Jadi Juara Dunia Kalau…
Akan tetapi, Pramac Ducati tidak terburu-buru membawa Aldeguer berlaga di MotoGP musim depan. Rencana mereka adalah mempertahankan sang pembalap di Moto2 selama satu tahun lagi.
Sepertinya, berkompetisi di MotoGP tahun depan bukanlah pilihan yang bijak untuk sang pembalap. Setidaknya itu yang ada di pikiran Luca Boscoscuro selaku pemilik tim Speed Up tempat Aldeguer bernaung.
“Dengan Ducati gratis, sudah jelas kalau pembalap ingin pindah ke sana. Tapi saya berpikir bahwa adalah sebuah kesalahan jika pindah ke MotoGP sekarang,” kata Boscoscuro kepada Sky.
“Fabio Quartararo bermain apik pada tahun perdananya di MotoGP, tapi saya tidak ingin Aldeguer menjadi seperti Raul Fernandez atau yang lainnya, yang naik dengan potensi untuk menjadi juara dan tidak memenangkan satu pun,” lanjutnya.
Tentu saran ini akan membuat Aldeguer berada di posisi yang dilematis. Tidak ada yang tahu seperti apa masa depan akan berjalan. Memang, bertahan di Moto2 untuk setahun lagi bisa menjadi pilihan yang bijak untuknya.
Namun kans bergabung dengan salah satu tim satelit Ducati bukan sesuatu yang bisa dilewatkan begitu saja. Bahkan Marc Marquez pun sampai memutuskan pindah ke Gresini karena performa motor Ducati yang ditunjukkan pada musim ini.
(Crashnet)