
Sumber: Instagram @marcmarquez93
SABANEWSINDO.com – Marc Marquez melontarkan perkataan yang mungkin akan menjadi saran terakhir buat Repsol Honda. Ia mengatakan kalau Honda harus memperbaiki performa motornya jika masih ingin menjadi juara di kompetisi MotoGP.
Ini adalah permintaan Marquez ketika menjalani MotoGP 2023 bersama Honda. Seperti diketahui, pembalap asal Spanyol itu berulang kali menyatakan ketidakpuasannya pada performa motor yang digunakan, RC213V.
Karena itu, Marquez jadi tak mampu menunjukkan seluruh kualitasnya di atas sirkuit. Ia pun berakhir di peringkat ke-14 dalam klasemen akhir musim lalu tanpa mampu memenangkan satu seri pun.
Pada akhirnya, Marquez memilih pisah jalur dengan Honda meskipun masih memiliki kontrak yang berlaku hingga akhir musim 2024. Ia kemudian menyusul saudaranya, Alex, dan bergabung dengan Ducati Gresini.
Marquez akan mengenakan seragam Ducati Gresini pada pagelaran MotoGP 2024 mendatang. Meski begitu, Marquez belum benar-benar bisa lepas dari Honda. Ia melontarkan saran buat mantan timnya tersebut.
Baca juga: Target Yamaha di Tahun 2024: Meyakinkan Quartararo Agar Mau Bertahan
“Sebagai pembalap, saya mencoba melakukan yang terbaik di lintasan dan memberikan komentar terbaik buat Honda. Saya mencoba menyarankan mereka arah untuk masa depan bahkan setelah saya pergi [ke Gresini] dalam satu pekan,” katanya.
“Saya mencoba mengatakan komentar yang sangat presisi dan hari ini saya berkata kepada mereka bahwa tanpa kecepatan tinggi, anda tidak bisa bertarung untuk juara.”
“Sebab setiap kami melalui lintasan lurus, saya kalah satu posisi. Jadi seperti ini super sulit. Mereka memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan tapi mereka tahu, dan saya percaya mereka bisa melakukannya di masa depan,” lanjutnya.
Masih ada PR lain yang dikemukakan Honda terkait RC213V miliknya di musim lalu. Ia merasa bahwa motornya butuh tarikan agar bisa mendapatkan lap time yang kompetitif di fase kualifikasi.
“Saya akan mengatakan ini dengan mudah dan jujur: Sendirian, saya lebih lambat satu detik. Motor ini dengan slipstream akan menjadi berbeda,” Marquez menambahkan.
“Saya paham orang berkata, ‘mengapa dia mengikuti saya terus?’ Walaupun di masa lalu banyak pembalap mengikuti saya dan, jika anda fokus pada diri sendiri, mereka tidak mengganggu saya.”
“Tapi [dalam kasus Honda 2023] sebagai contohnya, pembalap seperti John Mir tahun lalu berada di Suzuki dan tidak pernah mencari slipstream, tahun ini setiap latihan selalu mencari slipstream.”
“Ini adalah poin yang harus dibenahi Honda untuk masa depan sebab anda bisa menyelamatkan satu akhir pekan seperti ini. Tapi, sebagai contoh, di Malaysia saya tidak menemukan [tarikan] yang bagus dan kemudian memulai dari posisi ke-20,” pungkasnya.
(Crashnet)