
Sumber: Instagram @lukamodric10
SABANEWSINDO.com – Luka Modric telah merajut perjalanan panjang dalam dunia sepak bola bersama salah satu klub papan atas Eropa, Real Madrid. Bukan cuma sekadar numpang, ia memiliki kontribusi besar terhadap sang klub.
Modric menarik perhatian dunia setelah tampil gemilang selama empat musim bersama raksasa Inggris, Tottenham Hotspur. Aksi itu juga yang membuatnya berhasil memikat perhatian dari Real Madrid.
Kepindahannya ke Santiago Bernabeu terealisasi pada tahun 2012, melibatkan mahar sebesar 30 juta pounds. Ia tak pernah angkat kaki sekalipun dari Los Merengues sampai mencatatkan total 521 penampilan, hingga saat ini.
Namun tidak ada yang abadi dalam dunia sepak bola, termasuk juga karier seorang pemain. Pemain berkebangsaan Kroasia itu sudah berusia 38 tahun dan Real Madrid sudah mempersiapkan diri untuk menjalani musim-musim tanpa dirinya.
Kehadiran gelandang muda seperti Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, Dani Ceballos dan Federico Valverde sudah cukup untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan Modric. Kini pertanyaannya adalah, Modric mau ke mana?
Baca juga: Aurelien Tchouameni ‘Mengkonfirmasi’ Transfer Kylian Mbappe ke Real Madrid
Perlu diketahui bahwa kontrak Modric hanya berlaku sampai tahun 2024 mendatang. Tampaknya sudah dapat dipastikan bahwa sang gelandang akan hengkang, tetapi gantung sepatu bukanlah opsinya untuk saat ini.
Seperti yang dilaporkan The Athletic, Modric berencana untuk bertahan di Eropa jika memang hengkang dari Real Madrid pada musim panas nanti. Namun belum diketahui ke mana dirinya akan berlabuh.
Kalau tidak, sang pemain disebut akan mencoba peruntungan di Major League Soccer (MLS) tempat Lionel Messi beraksi. Modric diketahui tidak tertarik untuk menyusul Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema yang memilih berkarier di Arab Saudi.
Ada alasan mengapa Modric memilih untuk melanjutkan karier sepak bolanya kendati telah memasuki usia pensiun. Diketahui bahwa dirinya masih ingin mencoba ikut dalam ajang Piala Dunia 2026 mendatang bersama Kroasia.
Itulah kenapa Modric memprioritaskan bertahan di Eropa. Major League Soccer dijadikan alternatif karena disebut memiliki level persaingan yang lebih berat ketimbang di Arab Saudi. Cocok buat menjaga level persaingan dalam seorang pemain.
(The Athletic)