
Sumber: Instagram @realmadrid
SABANEWSINDO.com – Real Madrid berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan rekor sempurna. Pada Rabu (13/12/2023) dini hari tadi, klub besutan Carlo Ancelotti tersebut sukses mencatatkan kemenangan keenam di fase grup.
Real Madrid bertamu ke markas Union Berlin dengan beban yang ringan. Sebab mereka sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar sambil menyandang status juara grup sejak pekan kelima usai mengalahkan Napoli.
Rekor kemenangan sempurna menjadi pemanis dalam keberhasilan Los Merengues. Dan itu tercapai setelah menang tipis 3-2 atas Union Berlin. Skor mencerminkan betapa sulit Los Merengues meraih tiga angka.
Jude Bellingham dkk sempat kebobolan lebih dulu setelah pemain Union Berlin, Kevin Volland, mencetak gol di masa injury time babak pertama. Namun Real Madrid mampu membalikkan kedudukan di babak kedua berkat aksi Joselu.
Pemain Union Berlin lainnya, Alex Krai, membuat skor kembali berimbang pada menit ke-85. Untungnya, Real Madrid punya Dani Ceballos yang keluar sebagai penentu kemenangan lewat golnya satu menit jelang waktu normal berakhir.
Baca juga: Round-Up Liga Champions: Real Madrid Jaga Kesempurnaan
Dengan ini, Real Madrid berhasil menyapu bersih enam laga fase grup Liga Champions dengan kemenangan. Tidak ada yang bisa mencibir kesuksesan Real Madrid musim ini, tapi bukan berarti mereka tak punya PR untuk diselesaikan.
“Kami telah bermain dengan sangat baik, konsisten dan kualitas permainan telah berkembang jika dibandingkan dengan awal musim,” kata sang pelatih, Carlo Ancelotti, setelah pertandingan.
“Satu-satunya kemunduran di dua laga terakhir adalah kami tidak mengelola keunggulan dengan baik: Tidak hari ini kala skornya 2-1, juga saat melawan Real Betis dengan keunggulan 1-0. Kami mempertahankan penguasaan bola dengan baik saat unggul, tapi itu tidak cukup.”
Pertandingan ini juga dihiasi oleh kegagalan Luka Modric mengeksekusi penalti pada menit ke-45. Padahal jika berhasil, Real Madrid seharusnya bisa unggul lebih dulu dan mungkin gol pertama Union Berlin takkan tercipta.
Musim ini, Real Madrid sudah mendapatkan tiga penalti. Namun semuanya gagal dieksekusi. Ini mengkhawatirkan. Ancelotti sendiri bertekad untuk segera memperbaiki permasalahan tersebut secepatnya.
“Sulit untuk menemukan alasannya karena Luka sering tenang dan mencetak gol. Ini terjadi kepadanya dua kali. Tidak mudah untuk melatihnya karena ini adalah masalah denagn sekeliling. Harapannya ini bisa berubah,” pungkasnya.