
Sumber: Instagram @sefutbol
SABANEWSID.com – Spanyol memiliki catatan yang positif dalam beberapa pertemuan terakhir dengan Italia. Kendati demikian, itu tidak membuat mereka jadi lengah dan memandang Gli Azzurri dengan sebelah mata.
Seperti diketahui, Spanyol tergabung dalam grup neraka di ajang Euro 2024 mendatang. Selain Italia, mereka juga harus berhadapan dengan tim kuat lainnya seperti Kroasia dan juga Albania.
Di atas kertas, Italia akan menjadi rival terberat La Furia Roja di sepanjang fase grup. Namun mereka sedikit diuntungkan dengan catatan positif dalam beberapa pertemuan terakhir. Dari tiga laga, mereka menang dua kali.
Kemenangan diraih dalam ajang UEFA Nations League. Satu laga lainnya berakhir dengan kekalahan dalam drama adu penalti di babak semifinal Euro 2020 lalu. Spanyol kemudian tersingkir dan Italia melaju hingga keluar sebagai juara.
Dalam babak kualifikasi, Spanyol terlihat perkasa. Di sisi lain Italia tampak kesulitan sampai harus berjuang ekstra keras di laga terakhir untuk mengamankan satu tempat. Ini membuat Spanyol diyakini takkan kesulitan menghadapi Gli Azzurri.
Baca juga: Drawing Euro 2024: Jerman Berada Di Grup Mudah, Benarkan Demikian?
Namun La Furia Roja enggan sesumbar. Sang pelatih, Luis de la Fuente, mengakui bahwa tidak ada satu negara pun yang ingin tergabung dalam satu grup dengan Italia. Tak terkecuali Spanyol.
“Tidak ada yang menginginkan Italia karena mereka adalah tim hebat yang sangat bersaing di dalam turnamen,” tutur De la Fuente ketika ditemui awak media usai menyaksikan hasil undian, seperti dikutip Diario AS.
“Kami harus memulai dengan kuat, karena dua laga pertama akan menghadapi Kroasia dan Italia, tapi pengalaman saya berkata bahwa mereka yang menang memasuki kompetisi ini dengan konsentrasi terbaik,” lanjutnya.
Spanyol akan datang dalam keadaan pincang. Sebab salah satu pemain pentingnya, Gavi, mengalami cedera panjang dan telah dipastikan absen di Euro 2024. De la Fuente berharap tidak ada pemain Spanyol yang mengalami nasib serupa.
“Saya harap tidak akan ada lagi masalah sebelum Euro, meskipun masih ada tujuh bulan lagi, apapun masih bisa terjadi. Kami memiliki kelompok pemain besar untuk dipilih, semuanya sangat bagus,” pungkasnya.
(Diario AS)