
Sumber: Getty/Steve Wobser
THESABASPORTSINDO.COM – Pembalap Prima Pramac Ducati, Jorge Martin sangat bersyukur usai dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP 2024. Ia menyebut sempat takut ia gagal mengamankan gelar juara tersebut.
Pada akhir pekan kemarin, MotoGP menggelar balapan terakhir untuk musim 2024. Di laga ini, ada dua pembalap yang bersaing untuk menjadi juara dunia, yaitu Jorge Martin dan Pecco Bagnaia.
Di balapan kali ini, Pecco Bagnaia tertinggal 19 poin atas Martin. Sehingga pembalap Ducati Lenovo Team itu tampil ngotot di balapan di Catalunya ini.
Di Grand Prix ini, Pecco berhasil finish sebagai juara balapan. Namun sayang, Jorge Martin berhasil finish di peringkat ketiga, sehingga Pecco gagal menyalip perolehan Martin.
Martin sendiri sangat gembira bisa menjadi juara dunia. Ia mengaku sempat takut ia gagal juara di balapan terakhir ini.
Baca Juga: Neymar Bakal Lanjutkan Karir di Santos? Begini Kata Sang Agen
“Saya masih belum bisa percaya bahwa saya jadi juara dunia. Saya masih terkejut dengan kenyataan ini,” ungkap Martin yang dikutip Crash.net.
“Saya saat ini masih sangat emosional. Saya benar-benar banyak menangis seusai balapan tadi.”
“Sekarang saya ingin merayakan momen spesial ini bersama tim saya, keluarga dan juga teman-teman saya,” sambung sang pembalap.
Lebih lanjut, Martin mengungkapkan rasa syukurnya usai menjadi juara. Ia senang semua kerja keras yang ia jalani berbuah manis pada akhirnya.
“Musim ini jadi perjalanan yang panjang untuk saya. Seperti yang kalian ketahui, karir saya tidak berjalan dengan mulus. Saya memang memiliki sejumlah kesempatan yang bagus, namun saya rasa itu merupakan buah dari kerja keras saya,” sambung Martin.
“Saya benar-benar bekerja keras dan membuat banyak sekali pengorbanan. Di musim lalu, saya punya peluang untuk menjadi juara, namun saya merasa bahwa saya belum siap untuk itu.”
“Namun di tahun ini saya merasa bahwa ini akan jadi tahun saya. Jadi terima kasih kepada Pramac, terima kasih kepada Ducati yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk mengendarai motor yang luar biasa ini dan juga kesempatan untuk bersaing hingga akhir melawan Pecco yang sungguh luar biasa,” pungkasnya.