SABANEWSINDO.com – Presiden Joan Laporta dan manajemen klub kabarnya langsung mencari pengganti ketika Xavi Hernandez mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Barcelona di akhir musim.
Sumber: Reuters/Juan Medina
Bulan pertama setelah pengumuman dari Xavi, beberapa nama calon kandidat bermunculan, seperti Hansi Flick, Roberto de Zerbi, Thomas Tuchel, Jurgen Klopp, dan Julian Nagelsmann, dan masih banyak lainnya.
Namun begitu kubu Barcelona disebut masih berusaha membujuk Xavi bertahan. Apalagi, sejak pengumuman itu, performa klub Catalan membaik dan kembali berpeluang meraih gelar juara.
Laporta memperkenalkan kembali topik manajerial awal pekan ini dalam sebuah wawancara panjang di mana dia menyatakan bahwa dia berharap Xavi dapat melanjutkannya.
Baca juga: Jorge Mendes Tawarkan Bruno Fernandes ke Barcelona, Sanggup Bayar?
Andre Cury, agen dari pemain muda Barcelona Vitor Roque, baru-baru ini berbicara tentang masa depan manajer Xavi dan menyatakan bahwa dia akan berbalik arah jika salah satu syaratnya terpenuhi.
“Jika Barca memenangkan Liga Champions, Xavi tidak akan pergi. Dia tahu klubnya. Dia adalah pelatih yang luar biasa, dan cedera serta masalah membuat segalanya menjadi lebih sulit baginya,” ujarnya.
Meski tim memang mengalami kemerosotan signifikan menjelang akhir tahun lalu, Barcelona asuhan Xavi telah membalikkan keadaan dalam beberapa pekan terakhir.
Mereka menunjukkan performa yang baik sebelum jeda internasional, mengalahkan Atletico Madrid dengan skor meyakinkan 3-0 di Civitas Metropolitano.
Sungguh aneh bahwa peluang terbaik Barcelona untuk memenangkan UCL datang di musim di mana mereka tampil buruk. Namun, jika tim dapat mengumpulkan tenaganya, gelar juara hanya berjarak lima pertandingan lagi.
Azulgranas akan menghadapi Paris Saint-Germain pada bulan April dalam dua leg untuk memperebutkan tempat di empat besar kompetisi.
Meski pertandingan melawan tim asuhan Kylian Mbappe memang akan menantang, PSG jauh dari yang terburuk yang bisa dilakukan tim Catalan.
Jika mereka berhasil melewati tim Prancis, mereka akan bertemu Borussia Dortmund atau Atletico Madrid di semifinal, sebuah pertandingan di mana mereka akan menjadi favorit.
Final, yang merupakan pertandingan tunggal selama 90 menit, dapat menyaksikan apa pun terjadi.