
Sumber: Instagram @fcbarcelona
SABANEWSINDO.com – Kekalahan Barcelona dari Girona di ajang La Liga hari Senin (11/12/2023) bisa dianggap sebagai sebuah anomali. Kenapa pasukan Xavi Hernandez itu bisa tumbang saat pertandingan benar-benar berada dalam genggaman?
Seperti diketahui, Barcelona kalah dengan skor 2-4. Mereka hanya mampu membalas empat gol yang disarangkan Girona ke gawang Inaki Pena sebanya dua kali saja, masing-masing lewat Robert Lewandowski dan Ilkay Gundogan.
Jika melihat statistiknya, tentu sulit membayangkan Barcelona kalah dalam laga kali ini. Sebab mereka mencatatkan total 31 tembakan yang 11 di antaranya menemui sasaran. Lalu dari segi penguasaan bola, Barcelona mencatatkan 54 persen.
Di sisi lain, Girona melepaskan total 15 tembakan saja yang tujuh di antaranya menemui sasaran. Empat gol yang tercipta membuat statistik Girona terasa normal. Namun Barcelona seharusnya bisa memberikan hasil yang lebih baik.
Xavi menyoroti performa lini serangnya dalam laga kali ini. Ia tidak memungkiri kalau timnya harus bekerja lebih baik lagi. Sebab 31 tembakan, tapi hanya dua yang menghasilkan gol menandakan bahwa lini depan tidak bekerja efektif.
Baca juga: Terima Sajalah! Barcelona Memang Pantas Kalah dari Girona
“Orang-orang lebih marah soal kekalahan ketimbang caranya. Caranya tidaklah buruk. Kami telah mengendalikan permainan. Kami tidak memanfaatkan keuntungan dari momen kami,” kata Xavi seperti yang dikutip Marca.
“Ini soal saling tukar pukulan. Mereka memukul keras dan kami tidak melakukannya. Menembak sebanyak 31 kali, kami harus menjadi lebih efektif,” lanjutnya.
Kekalahan ini jelas menyakiti peluang Barcelona untuk keluar sebagai juara La Liga. Mereka tertahan di peringkat keempat dengan selisih tujuh angka dari Girona selaku pemuncak klasemen saat ini.
Memang, musim 2023/24 baru berlangsung setengah jalan. Masih banyak pertandingan yang bisa dimainkan. Oleh karena itu, Xavi menolak mengibarkan bendera putih dan berambisi mengubah situasi sebelum musim berakhir.
“Jika anda menganalisa permainan, sesuatu yang lain bisa terjadi. Kami punya tim yang sedang dibangun. Kami memiliki banyak hal untuk dipertaruhkan. Tahun ini ada empat gelar yang dipertaruhkan,” Xavi menambahkan.
“Sekarang kami berada dalam situasi yang tidak nyaman, iya, tapi kami harus terus percaya. Ini adalah hasil yang buruk, tapi bukan permainan yang buruk. Kami harus melanjutkan ini. Masih banyak yang tersisa dan kami harus positif,” tandasnya.
(Marca)