
Sumber: Instagram @fabioquartararo20
SABANEWSINDO.com – Fabio Quartararo telah berulang kali mengungkapkan rasa kecewanya dengan performa motor yang disediakan Yamaha. Bisa jadi, sang pembalap akan memutuskan untuk hengkang begitu pagelaran MotoGP 2024 usai.
Situasinya kurang lebih serupa dengan jalan yang ditempuh pembalap asal Spanyol, Marc Marquez. Pada akhirnya, pria berumur 30 tahun tersebut memutuskan hijrah dari Repsol Honda dan bergabung dengan Ducati Gresini.
Memang tidak dimungkiri, pencapaian Quartararo di musim lalu tak bisa dikatakan baik. Ia hanya mampu finis di peringkat ke-10 dengan koleksi 172 poin, dan menginjakkan kaki di podium sebanyak tiga kali saja.
Jadi, tidak heran kalau Quartararo kecewa berat dengan Yamaha. Ia bahkan telah mengekspresikan kekecewaannya beberapa kali ke hadapan publik tanpa segan, dan sering mengindikasikan kalau dirinya akan pergi.
Ini kemudian menjadi objektif utama Yamaha di tahun 2024 mendatang: mencoba membujuk Quartararo untuk bertahan. Tentu saja, hal tersebut harus diiringi dengan peningkatan performa motor yang akan dipakai musim depan.
Baca juga: Tak Lagi “Semakin Di Depan”, Fabio Quartararo Ingin Lebih Dari Yamaha
“Terkadang dia tidak terlalu baik dalam mengatur emosinya, tapi salah satu kualitasnya adalah, usai meledak, dia mulai lagi seperti biasa, selalu positif, memikirkan yang bisa diperbaiki untuk balapan berikutnya,” kata manajer tim Yamaha, Massimo Meregalli.
“Saya tidak bisa berkata apapun soal betapa kerasnya dia mendorong dan menjalani musimnya, juga sulit untuk menelan fakta bahwa dia tidak bisa memulai balapan untuk menang, tapi pada akhirnya dia sadar bahwa kami harus memanfaatkan kesempatan dan terus bekerja.”
“Mempertahankan dia adalah salah satu objektif kami. Kami tahu ada resikonya, tapi kami akan melakukan segalanya untuk meyakinkan dia bertahan,” lanjutnya lagi.
Meregalli juga berkata kalau pihak Yamaha telah melakukan segala cara untuk meningkatkan performa motor Quartararo. Upaya mereka telah menunjukkan hasil, karena sang pembalap tampak senang dengan motornya saat uji coba di Valencia.
“Fabio sangat senang dengan paket aerodinamis barunya, itu dites di Valencia. Dengan paket baru ini, dikembangkan di italia, M1 jadi lebih seimbang dan kurang tendesi untuk wheelie. Kami berhasil mengambil langkah maju pertama ke arah yang tepat dengan aerodinamik ini,” pungkasnya.
(GPOne)