
Sumber: Instagram @manchesterunited
SABANEWSINDO.com – Babak 16 besar fase grup Liga Champions takkan dihiasi oleh salah satu klub papan atas Inggris, Manchester United. Klub besutan Erik ten Hag itu dipastikan tersingkir usai menelan kekalahan dari Bayern Munchen.
Duel kontra Munchen dilangsungkan di Old Trafford pada Rabu (13/12/2023) dini hari tadi. Manchester United tidak berkutik meski bermain di markasnya sendiri, dan dipaksa bertekuk lutut dengan skor tipis 0-1.
Hasil tersebut mengunci Manchester United di dasar klasemen akhir Grup A dengan perolehan empat poin. Dengan begitu, the Red Devils dipastikan tidak akan terlibat dalam semua ajang Eropa musim ini.
Kegagalan membuat Manchester United harus merelakan sejumlah uang bonus yang bisa diraih dari Liga Champions. Pertama-tama, mereka dipastikan kehilangan uang sebesar 8,2 juta pounds karena tidak berpartisipasi di babak 16 besar.
Kemudian, Manchester United juga harus merelakan uang bonus senilai 9,1 juta pounds yang bisa didapatkan kalau lolos ke perempat final, 10 juta pounds untuk semifinal, 13,3 juta pounds untuk runner up dan 17 juta pounds kalau juara.
Baca juga: Derita Manchester United: Tersingkir dari Liga Champions, Cetak Rekor Buruk (Lagi)
Manchester United juga tak bisa menggelar pertandingan lebih banyak lagi, yang artinya pemasukan dari tiket stadion akan berkurang. Padahal, manajemen klub telah menaikkan harga tiket sebesar lima persen musim ini.
Kegagalan lolos ke fase gugur membuat Manchester United tak bisa bertemu klub besar Eropa lain seperti Real Madrid dan Barcelona. Diprediksikan bahwa mereka bakal merelakan uang senilai 12,6 juta pounds dari kegagalan tersebut.
Paling berat, The Red Devils juga harus membiarkan uang dari hasil penyiaran pertandingan di Liga Champions. Padahal UEFA telah menyiapkan total 300 juta pounds untuk federasi setiap negara terlibat, yang nantinya akan dibagikan ke klub.
UEFA juga menyediakan 515 juta pounds untuk dibagikan ke setiap peserta Liga Champions sesuai dengan koefisien. Nah, dengan tersingkirnya Manchester United dari semua ajang Eropa, ranking koefisien bakal menurun dan persenan yang didapatkan juga bisa berkurang.
Kerugian terakhir berkaitan dengan prestise Manchester United sebagai klub papan atas. Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013, mereka hanya mampu mencapai babak perempat final Liga Champions dua kali.
Itu adalah pencapaian terbaik mereka. Sisanya, Manchester United cuma bisa ke babak 16 besar dua kali dan gagal lolos fase grup tiga kali. Diperparah dengan empat kali absen di ajang tersebut.
Dengan catatan ini, sulit untuk menyebut Manchester United sebagai salah satu ‘powerhouse’ di Eropa lagi. Menurunnya prestise tentu akan berdampak pada ketertarikan pemain-pemain papan atas untuk berlabuh di Old Trafford.
(Goal International)