
Sumber: Getty/Kevin C.Cox
SABANEWSINDO.com – Lamine Yamal merupakan salah satu wonderkid terbaik dunia saat ini. Barcelona tentu patut mendapatkan apresiasi setinggi langit, sebab mereka memberikan kesempatan kepadanya meski masih berusia sangat belia.
Yamal menggebrak panggung sepak bola dunia untuk pertama kali ketika masih berusia 15 tahun. Ya, Barcelona memberinya kesempatan untuk debut di umur semuda itu, saat menghadapi Real Betis dalam laga lanjutan la Liga.
Sejumlah rekor terpecahkan ketika dirinya masuk sebagai pengganti pada menit ke-83. Bukan cuma menjadi pemain termuda kelima dalam sejarah La Liga, tapi juga pemain termuda Barcelona sejak Armando Sagi debut di tahun 1922.
Karirnya semakin menanjak usai menjalani laga debut sarat akan sejarah itu. Yamal kemudian dipercaya menjadi salah satu pemain penting bagi Barcelona hingga mencatatkan total 50 penampilan di semua kompetisi.
Bahkan, ia mendapatkan kesempatan untuk membela Timnas Spanyol di pentas Euro 2024. Dan pada matchday pertama fase grup, Yamal dinobarkan sebagai pemain termuda yang tampil di turnamen tersebut pada usia 16 tahun dan 338 hari.
Baca juga: Inilah Pemain Idaman Lamine Yamal Untuk Barcelona Di Musim Depan
Kualitas yang ditunjukkan tentu menarik perhatian banyak klub papan atas Eropa. Namun mereka masih mengurungkan niat untuk merekrutnya karena tahu bahwa Barcelona tidak akan semudah itu melepas salah satu talenta terbaiknya.
Ketertarikan bahkan tidak muncul baru-baru ini. Seperti yang dilaporkan Sky Germany, Bayern Munchen diketahui sempat mencoba melakukan pendekatan ketika Yamal belum melakoni debut dan masih berusia 14 tahun.
Laporan tersebut bahkan mengklaim kalau Die Bavarians menjadikannya sebagai buruan utama kala itu. Bos Bayern Munchen, Hasan Salihamidzic dan Marco Neppe, melihatnya sebagai kandidat peraih Ballon d’Or di masa mendatang.
Sayangnya, Bayern Munchen harus pulang dengan tangan kosong. Sebab Yamal dikabarkan menolak mentah-mentah pendekatan dari mereka. Yamal merasa bahwa dirinya tidak memiliki alasan untuk meninggalkan Barcelona.
Dan kini, Yamal menjadi salah satu pemain penting bagi Barcelona dan juga Timnas Spanyol. Ia berpeluang untuk tampil kembali pada matchday terakhir La Furia Roja di fase grup pada hari Selasa (25/6/24), dengan Albania sebagai lawannya.
(Sky Germany)