
Sumber: Instagram @juventus
SABANEWSINDO.com – Juventus membuat kejutan dengan merekrut pemain yang sedang mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL), Tiago Djalo. Untungnya, Djalo tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa merumput lagi.
Djalo sudah tidak bermain terhitung sejak bulan Maret 2023 lalu. Memang, cedera ACL memaksa seorang pemain menepi dari lapangan untuk waktu yang lama. Meski begitu, ia tidak kekurangan peminat.
Juventus bukan satu-satunya klub yang tertarik merekrutnya. Sang rival, Inter Milan, juga diketahui berminat. Hanya saja, tim besutan Simone Inzaghi tersebut hanya ingin bergerak saat kontrak Djalo bersama Lille berakhir di bulan Juni.
Bianconeri langsung bergerak cepat dan merekrutnya pada bulan Januari, meski harus mengeluarkan uang untuk itu. Kabar menyebutkan kalau Juventus menebus Djalo dari Lille dengan harga 3,5 juta euro.
Pada Senin (22/1/2024) kemarin, Juventus secara resmi mengumumkan Djalo sebagai rekrutannya di bulan Januari ini. Djalo mengungkapkan perasaan senangnya karena bergabung dengan klub papan atas.
Baca juga: Dusan Vlahovic Semakin Tajam, Ternyata Ini Penyebabnya
“Saya sangat senang; Juventus adalah tim besar, tim papan atas dengan banyak pemain bertalenta. Saya merasa baik dan ini adalah hari yang besar buat saya,” tutur Djalo kepada situs resmi klub usai menandatangani kontraknya.
“Saya siap, saya bekerja keras. Ini cuma masalah kesempatan. Saya merasa baik, lutut juga baik. Seperti yang saya katakan, ini cuma soal bermain. Saya merasa baik, berlatih dengan baik setiap hari, dan senang bisa berada di sini.”
Pemain Juventus, Timothy Weah, ternyata memiliki andil dalam kepindahan Djalo ke Turin. Djalo mengakui bahwa dia sempat berkonsultasi dengan Weah sebelum membuat keputusan untuk berlabuh di Juventus.
“Ya, dia menghubungi saya dan mengatakan hal-hal baik soal tim. Dia berkata bahwa saya bisa berbuat banyak untuk tim. Dia telah membantu saya dan itu penting. Saya belum pernah bermain di sini, tapi ini adalah liga berkualitas.”
“Prancis juga memiliki liga yang berkualitas. Di sini lebih taktis, dan saya pikir ini sangat bagus buat saya. Sebab gaya bermain di Prancis berbeda,” pungkasnya.