
Sumber: Instagram @marcmarquez93
SABANEWSINDO.com – Tidak semua petinggi di dalam struktur manajemen Ducati bisa menerima kehadiran Marc Marquez. Mantan pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, mengklaim bahwa internal tim Ducati terpecah dua dalam opini soal pria asal Spanyol itu.
Marquez dipastikan akan ikut balapan MotoGP 2024 bersama Ducati Gresini. Ia memilih meninggalkan Repsol Honda yang diperkuat sejak tahun 2013 untuk mengikuti jejak saudaranya, Alex.
Bisa dikatakan, Ducati Gresini beruntung bisa mendapatkan tanda tangan Marquez dengan gratis. Sebab sejatinya, Marquez masih memiliki kontrak bersama Repsol Honda sampai tahun 2024 mendatang.
Namun kekecewaan Marquez terhadap motor yang diberikan Honda membuatnya mantap keluar. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Ducati Gresini untuk memiliki peraih delapan gelar juara MotoGP tersebut.
Ducati Gresini tampaknya sangat bernafsu memiliki Marquez di dalam skuatnya. Akan tetapi, tidak semua petinggi Ducati memiliki opini yang sama. Lorenzo percaya bahwa opini para petinggi tersebut sempat terbelah dua.
Baca juga: Terungkap, Yamaha Ternyata ‘Blacklist’ Keluarga Marquez!
“Kedatangan Marc adalah sebuah kabar baik untuk Ducati karena mereka mendapatkan pembalap terbaik dengan gratis. Tapi itu juga menjadi masalah karena tidak semua petinggi di Ducati menginginkan Marc,” tuturnya kepada GPOne.
“Gigi Dall’Igna sudah pasti menginginkan dia, karena dia selalu mengejar pembalap tercepat. Namun ada dua aspek yang membuat kita khawatir,” lanjutnya.
“Pertama adalah kehilangan Marc setelah satu tahun, sebab dia akan membawa semua pengetahuan yang dia terima. Kedua adalah dia bisa mengalahkan Francesco Bagnaia dan Jorge Martin.”
“Saya pikir dia akan memenangkan banyak balapan tahun depan. Saya tidak tahu apakah dia bisa memperebutkan gelar tapi, jika saya harus bertaruh, saya akan bertaruh pada dia,” Lorenzo melanjutkan.
Ya, kebersamaan Marquez dengan Ducati sepertinya tidak akan berlangsung panjang. Rumor yang beredar menyebutkan kalau kedua belah pihak hanya menyepakati kontrak berdurasi satu tahun saja.
Itu artinya, Marquez bisa saja tergoda untuk meninggalkan Ducati Gresini begitu MotoGP 2024 berakhir. Ini akan menjadi PR besar untuk Ducati untuk mempertahankan pria berusia 30 tahun tersebut.
(GPOne)