
Sumber: Instagram @89jorgemartin
SABANEWSID.com – Pembalap Pramac Ducati, Jorge Martin, enggan mengibarkan bendera putih dalam perburuan gelar juara MotoGP 2023. Ia bahkan menebar ancaman kepada pesaingnya, Francesco Bagnaia, jelang seri Qatar.
Martin masih menempel ketat Bagnaia dalam klasemen sementara. Walaupun jarak di antara kedua pembalap ini semakin melebar setelah MotoGP Malaysia akhir pekan kemarin menjadi 14 poin.
Secara hitung-hitungan, Bagnaia bisa mengunci gelar juara setelah MotoGP Qatar. Namun syaratnya, pembalap berdarah Italia tersebut harus bisa mengumpulkan 37 poin dari sesi Sprint dan balapan utama.
Itupun masih harus dibantu dengan kegagalan Martin meraih banyak poin pada akhir pekan ini. Masalahnya, Jorge Martin sendiri masih belum tertarik mengibarkan bendera putih, dan siap bersaing ketat di Qatar nanti.
“Saya tidak tahu matematikanya secaera tepat. Saya hanya htahu bahwa saya harus mendapatkan poin lagi! Jadi inilah targetnya. Saya sudah berada di peringkat kedua kejuaraan, meskipun saya tidak balapan di dua seri berikutnya,” kata Martin.
Baca juga: MotoGP 2023 Qatar: Pecco Bagnaia Bisa Jadi Juara Dunia Kalau…
“Jadi, saya sudah berada di posisi dua dan hanya bisa mengubah posisi itu ke peringkat pertama. Jadi saya akan mengambil resiko sebisanya dan mungkin mencoba bertaruh. Saya hanya perlu menyerang dan mencoba meraih poin lagi,” lanjutnya.
Terlihat bahwa Martin siap habis-habisan di seri Qatar nanti. Akan tetapi, mengambil resiko bukan berarti Martin bakalan bermain tanpa pertimbangan apapun. Ia juga tidak bisa kehilangan banyak poin di Qatar.
“Ini adalah peluang bagus untuk mendapatkan banyak poin. Tapi ada juga kemungkinan kehilangan banyak poin. Jadi kami harus bisa cerdas, jadi cepat, dan mencoba menang. Sudah pasti ada banyak tekanan. Jika anda melakukan kesalahan, anda akan kehilangan gelar.”
“Jadi kami harus bisa menjadi cepat, tapi tidak melakukan kesalahan. Ini akan menjadi akhir pekan yang rumit. Saya pikir saya akan pergi ke Valencia,” pungkasnya.
Bagnaia sendiri enggan merasa telah berada di atas angin. Baginya, seri Qatar nanti bukanlah penentu. Ia lebih fokus memikirkan persaingan seperti apa yang akan disajikan oleh Martin saat balapan nanti.
“Saya pikir satu-satunya kemungkinan adalah apakah Jorge memiliki masalah atau tiadk. Sebab tanpa masalah, mustahil untuk meraih 23 poin dalam balapan akhir pekan dengan level yang kami miliki sekarang,” kata Bagnaia.
(Crashnet)