Sumber: Reuters/Juan Medina
SABANEWSINDO.com – Keputusan Xavi untuk meninggalkan FC Barcelona mengejutkan pecinta sepakbola dunia. Javier Tebas termasuk salah satunya. Presiden La Liga itu menilai akan menjadi kehilangan besar bagi kompetisi di Spanyol itu bila Xavi hengkang.
Namun bagi Javier Tebas, seperti disorot SPORT, kepergian Xavi dari Barcelona belum menjadi jaminan. Faktanya, ia yakin bahwa meski Barca sedang kesulitan di lapangan, sang pelatih bisa saja berubah pikiran mulai sekarang hingga Juni 2024.
“Jalan masih panjang hingga 30 Juni, dan siapa bilang dia tidak akan bertahan di Barcelona? Kita harus menunggu,” ungkapnya.
Saat ditanya mengenai pandangannya secara umum, Presiden La Liga itu mengaku belum terlalu memikirkan hal tersebut.
“Itu terjadi baru-baru ini sehingga saya tidak punya banyak waktu untuk memikirkannya. Ini adalah keputusan yang terjadi di klub, ada yang datang dan ada yang pergi,” ujarnya.
Namun, keseluruhan skenario tersebut bukanlah sebuah kejutan. Bagi Tebas, hal ini wajar jika klub seperti Barcelona, yang memiliki ekspektasi besar, merasa frustrasi setelah kekalahan seperti yang dialami Villarreal.
“Ini mencerminkan apa yang terjadi ketika ada krisis olahraga, yang terjadi di semua klub, baik mereka dalam kondisi baik atau kesulitan secara finansial. Barcelona adalah tim yang selalu bercita-cita untuk memenangkan segalanya, dan sangat disayangkan jika seorang pelatih tidak mencapainya. Kita tidak boleh membesar-besarkan hal-hal di luar proporsinya; itu yang biasanya terjadi ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik di bidang olahraga,” demikian pendapat Tebas.
Di sisi lain, Tebas memberikan pandangan positif terhadap perkembangan Barca. Meskipun klub mempunyai masalah keuangan, mereka berada di jalur yang benar dalam memperbaikinya.
“Ada pembicaraan tentang ketidakstabilan, dan Barcelona tidak lagi sama seperti musim-musim sebelumnya dalam hal perekrutan pemain. Ini akan kembali normal. Mereka melakukannya dengan baik di jalur itu,” tandasnya.