
Sumber: Instagram @iamzlatanibrahimovic
SABANEWSINDO.com – Zlatan Ibrahimovic kian memiliki pengaruh di AC Milan. Ia bahkan sudah mendapatkan kepercayaan sebagai pemimpin di dalam skuat dan bisa menentukan masa depan sang pelatih, Stefano Pioli.
Pria berdarah Swedia itu memang memiliki sejarah panjang dengan Rossoneri – julukan AC Milan. Di antara semua klub papan atas yang pernah dibela, hanya Milan yang pernah memiliki jasanya dua kali.
Periode pertamanya diawali dengan status pinjaman dari Barcelona pada tahun 2011, yang berakhir permanen pada akhir musim. Periode pertama ini berjalan selama dua musim dan menghasilkan satu gelar Serie A.
Lalu pada tahun 2020, Ibrahimovic kembali mendarat di San Siro usai direkrut permanen dari LA Galaxy. Kali ini Ibrahimovic bertahan lebih lama, bahkan menjadikan Milan sebagai klub terakhir dalam kariernya.
Sama seperti di periode pertama, Ibrahimovic juga berhasil mempersembahkan trofi Serie A. Dan bisa dikatakan bahwa dirinya berperan besar dalam kebangkitan Milan. Tampaknya ini cukup untuk membuatnya jadi sosok legenda klub.
Baca juga: Kandidat Terkuat Pengganti Stefano Pioli di AC Milan Terkuak, Siapa Dia?
Beberapa bulan usai memutuskan gantung sepatu, Ibrahimovic dipanggil kembali ke Milan untuk menjadi bagian dari jajaran manaejemen. Ia berperan sebagai Penasihat Senior Klub untuk RedBird selaku pemilik Rossoneri.
Kini pengaruhnya di San Siro semakin besar. Seperti yang dilaporkan Corriere della Sera, Ibrahimovic berperan sebagai pemimpin untuk skuat beserta jajaran stafnya dan menjadi pusat dari proyek klub.
Ia bisa saja menentukan masa depan Pioli di kursi kepelatihan. Beberapa waktu lalu, Ibrahimovic muncul untuk mendiskusikan Pioli, berkata bahwa dirinya puas dengan pekerjaan sang arsitek sejauh ini.
Namun, Ibrahimovic diketahui sebagai penggemar berat Antonio Conte. Ia akan bergerak mendekati mantan pelatih Juventus dan Inter Milan tersebut jika pada akhirnya Milan memutuskan untuk mendepak Pioli di akhir musim ini.
Rumor pemecatan sendiri muncul lantaran Pioli tak mampu membawa Milan bersaing dalam perebutan gelar juara Serie A musim ini. Selain Conte, klub juga diketahui mempertimbangkan Thiago Motta sebagai kandidat pengganti Pioli.
(Corriere della Sera)