
Sumber: Getty/NurPhoto
SABANEWSINDO.com – Jules Kounde siap menerima jika dirinya ditunjuk sebagai biang kerok kegagalan Barcelona mengalahkan Celta Vigo. Sebab ia menyadari bahwa performa yang ditunjukkan olehnya dalam laga tersebut tidak sesuai harapan.
Kounde tampil sebagai starter kala Barcelona bertandang ke markas Celta Vigo untuk menjalani laga pekan ke-14 La Liga, Minggu (24/11/24) dini hari tadi. Mulanya, pertandingan berjalan dengan baik buat pasukan Hansi Flick.
Barcelona sudah unggul ketika pertandingan baru berjalan selama 15 menit melalui aksi Raphinha. Keunggulan itu bertahan cukup lama sampai gol kedua tercipta pada menit ke-61, yang di mana Robert Lewandowski menjadi pencetak golnya.
Angin kemenangan berhembus kencang ke arah Barcelona sampai momen buruk terjadi pada menit ke-82. Gelandang jebolan La Masia, Marc Casado, harus meninggalkan lapangan lebih dulu lantaran menerima kartu kuning kedua.
Sejak itu, pertandingan berubah menjadi mimpi buruk bagi Barcelona. Gawang yang dijaga Inaki Pena jebol hanya dalam rentang waktu dua menit, masing-masing berasal dari Alfonso Gonzalez dan Hugo Alvarez.
Baca juga: Hansi Flick Tidak Main-main di Barcelona, Pemain Ini yang Jadi Korbannya
Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Hasil ini jelas bisa bikin Barcelona was-was, sebab Real Madrid yang merupakan rival terdekatnya belum menjalani pertandingan kontra Leganes.
Jika Real Madrid menang, selisih poin di antara kedua tim bisa terpangkas menjadi empat angka saja. Belum lagi klub besutan Carlo Ancelotti tersebut masih menyimpan satu pertandingan tunda yang belum dimainkan.
Hasil imbang ini memberikan pukulan yang cukup telak. Semua pemain Barcelona jelas bertanggung jawab. Namun Kounde yang merasa paling bersalah karena gagal memberikan penampilan sesuai harapan.
“Kami tidak melakukan apa yang diperukan sepanjang permainan dan pada akhirnya mendapatkan hukuman. Dimulai dari saya, saya tidak bermain dengan bagus. Saya kekurangan konsentrasi,” kata Kounde kepada awak media, dikutip Goal International.
“Dalam proses permainan yang sederhana, saya melakukan kesalahan besar. Kami harus bisa kembali ke level kami. Ketika situasinya berjalan baik, semuanya terasa mudah. Sekarang kami harus bersatu dan kembali ke kondisi terbaik,” pungkasnya.
(Goal International)